Peluang Terjadinya Gelombang Panas di Bangka Belitung Kecil

  • 02 Jul 2026 13:05 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang : Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang memprediksi peluang terjadinya gelombang panas di Indonesia khususnya Bangka Belitung (Babel) sangat kecil. Hal ini dikarenakan kondisi geografis dari karakter cuaca membedakan dengan Eropa.

Demikian disampaikan Ketua Tim (Katim) Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas 1 Depati Amir Pangkalpinang, Slamet Supriyadi saat diwawancara RRI melalui sambungan Whatapps, Kamis 2 Juli 2026.

“Wilayah Indonesia khususnya Babel tidak dilewati atau dilanda gelombang panas seperti di Negara Eropa beberapa waktu kemarin. Peluangnya sangat kecil,” kata Slamet Supriyadi.

Menurutnya, suhu udara saat Indonesia saat ini masih berada pada kisaran normal musim kemarau, berkisar antara 24-36 derajat Celsius, terutama pada waktu siang.

“Termasuk Babel, sekitar 24-33 derajat celcius, dengan kelembapan udara antara 55-92 derajat celcius. Kondisi secara umum berawan dengan potensi hujan ringan,” ucapnya.

Ia menyebut, meski peluangnya kecil, namun masyarakat tetap merasakan cuaca panas terik musim kemarau yang terjadi pada siang hari dan sedikit menurun pada malam.

“Wilayah kita juga saat ini sudah memasuki musim kemarau, pastinya cuaca panas akan terasa namun tak seperti yang terjadi di negara eropa,” ucapnya.

Warga Sungailiat, Fajar mengaku suhu udara panas saat berada di rumah baik siang hingga malam hari.

“Syukurnya wilayah kita khususnya Sungailiat masih ada hujan kemarin, jadi lumayan membantu suhu menjadi lebih dingin dari sebelumnya,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....