PT Timah Gelar FGD RIPPM di Belitung Timur,
- 02 Jul 2026 17:19 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung Timur – PT Timah (Persero) Tbk menggelar Forum Group Discussion (FGD) pembaruan dokumen Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) di Kabupaten Belitung Timur.
Kegiatan ini menjadi wadah untuk menghimpun masukan dan aspirasi dari pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan guna menyusun dokumen RIPPM yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan selaras dengan arah pembangunan daerah.
Head Onshore Mining Area Belitung Timur PT Timah Tbk, Okta Pratomo, mengatakan pembaruan RIPPM menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat berjalan tepat sasaran serta memberikan manfaat yang berkelanjutan.
"RIPPM menjadi pedoman pelaksanaan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT yang difokuskan pada enam pilar utama, yakni pendidikan, kesehatan, peningkatan pendapatan riil masyarakat, kemandirian ekonomi, sosial budaya, dan pembangunan infrastruktur," ujar Okta, Kamis, 2 Juli 2026.
Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten yang diwakili Sekretaris Daerah, Erna Kunondo, mengapresiasi langkah PT Timah yang melibatkan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan dalam penyusunan pembaruan RIPPM.
"Forum ini menjadi wadah untuk membangun komunikasi, menyerap aspirasi, serta menyusun dokumen RIPPM yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat Kabupaten Belitung Timur dan selaras dengan arah pembangunan daerah," kata Erna.
Menurut Erna, keberadaan PT Timah di Belitung Timur diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi melalui investasi dan penyerapan tenaga kerja, tetapi juga menghadirkan dampak nyata melalui program-program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
"Kami berharap program-program pemberdayaan masyarakat ke depan dapat semakin mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi masyarakat, pendidikan, kesehatan, serta sektor-sektor strategis lainnya yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....