BMKG : Kemarau Tahun Ini Berpotensi Picu Kekeringan dan Karhutla

  • 26 Jun 2026 16:13 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kondisi ini berpotensi terjadi selama musim kemarau tahun 2026.

Kepala Tim Data dan Informasi BMKG Pangkalpinang, Slamet Supriyadi, mengatakan musim kemarau tahun ini diperkirakan berlangsung lebih panjang dan lebih kering dibandingkan kondisi normal. Hal tersebut dipengaruhi oleh potensi fenomena El Nino yang dapat mengurangi curah hujan di sejumlah wilayah, termasuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Berdasarkan prediksi cuaca BMKG tahun ini, musim kemarau berpotensi berlangsung lebih panjang dan lebih kering karena adanya potensi El Nino,” kata Slamet kepada RRI, Jumat, 26 Juni 2026.

Menurutnya, kemarau ini dapat berdampak pada berkurangnya ketersediaan air bersih, terganggunya sektor pertanian, serta meningkatnya risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Slamet meminta masyarakat hemat dalam menggunakan air dalam kehidupan sehari - hari.

Selain itu, sumber-sumber air seperti kolong, sungai, embung, maupun waduk perlu dijaga agar tetap dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kepala.Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangka Heryadi memibta masyarakat mewaspadai cuaca musim panas ekstrem.

"Hati hati kebakaran, sehingga masyarakat tidak membakar hutan dan lahan secara sembarangan, serta menjaga kelestarian hutan, sungai guna menjaga cadangan air," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....