Kecamatan Tanjungpandan Dominasi Bacalon Kades Belitung 2026

  • 25 Jun 2026 13:04 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung - Kecamatan Tanjungpandan menjadi wilayah dengan jumlah bakal calon kepala desa terbanyak pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Belitung 2026. Dari total 60 bakal calon yang ditetapkan panitia desa, lebih dari separuh berasal dari lima desa di kecamatan tersebut.

Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPKBPMD) Belitung, Antonio Apriza mengatakan, Desa Air Raya menjadi desa dengan jumlah pendaftar terbanyak yakni 11 bakal calon. Sementara Desa Air Ketekok dan Air Pelempang Jaya masing-masing memiliki delapan bakal calon.

"Untuk Kecamatan Tanjungpandan, Desa Air Raya terdapat 11 bakal calon, Desa Air Ketekok delapan bakal calon, Desa Air Pelempang Jaya delapan bakal calon, Desa Air Merbau lima bakal calon, dan Desa Perawas lima bakal calon," kata Antonio, Kamis 25 Juni 2026.

Jumlah tersebut jauh lebih banyak dibanding kecamatan lainnya. Di Kecamatan Sijuk tercatat 13 bakal calon yang tersebar di empat desa, Kecamatan Membalong delapan bakal calon di tiga desa, sedangkan Kecamatan Badau hanya memiliki dua bakal calon di Desa Ibul.

Antonio menjelaskan, desa yang memiliki lebih dari lima bakal calon akan mengikuti seleksi tambahan yang dilaksanakan panitia kabupaten. Tahapan tersebut meliputi seleksi tertulis, paparan, dan wawancara.

"Seleksi tambahan terdiri dari seleksi tertulis, paparan, dan wawancara dengan bobot penilaian masing-masing 30 persen, 30 persen, dan 40 persen," ujarnya.

Saat ini panitia masih melaksanakan verifikasi berkas pencalonan yang berlangsung hingga 11 Juli 2026. Seleksi tingkat kabupaten dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 16 Juli 2026 sebelum penetapan calon kepala desa dilakukan oleh panitia desa sesuai tahapan yang berlaku.

Sementar itu, warga Tanjungpandan, Rudi, menilai banyaknya bakal calon kepala desa yang mendaftar menjadi hal positif bagi masyarakat karena memberikan lebih banyak pilihan saat pemungutan suara nanti.

"Saya melihat ini menarik karena masyarakat punya banyak pilihan calon yang akan dicoblos. Dengan banyaknya calon, warga bisa lebih leluasa menilai siapa yang benar-benar memiliki kemampuan dan program terbaik untuk memimpin desa," kata Rudi.

Ia berharap seluruh bakal calon dapat menyampaikan visi dan gagasannya secara terbuka sehingga masyarakat dapat menentukan pilihan berdasarkan program yang ditawarkan, bukan sekadar popularitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....