Sidak ke Pelabuhan Sadai, Gubernur Babel Pastikan Tetap Beroperasi
- 23 Jun 2026 15:37 WIB
- Sungailiat
Poin Utama
- Peninjauan dermaga Pelabuhan Sadai Bangka Selatan
RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Gubernur Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani melakukan peninjauan mendadak ke Pelabuhan Sadai, Kabupaten Bangka Selatan, guna melihat langsung kondisi dermaga yang mengalami amblas atau kerusakan, Selasa 23 Juni 2026.
Pemerintah daerah bergerak cepat mengantisipasi dampak kelumpuhan logistik mengingat pelabuhan ini merupakan urat nadi konektivitas barang dan orang menuju Pulau Belitung. Hidayat menegaskan, saat ini pelayanan masih tetap beroperasi normal.
Hidayat mengatakan, meski kondisi kerusakan saat ini belum sepenuhnya mematikan aktivitas bongkar muat, langkah rehabilitasi total harus segera dilakukan demi keselamatan jangka panjang.
"Peninjauan ini memang ada kejadian, (tapi) kejadian ini belum memberatkan, masih bisa digunakan untuk turun. Tapi ke depannya memang harus segera direhab (diperbaiki)," kata Hidayat.
Hidayat menekankan pentingnya menjaga kontinuitas penyeberangan ke Pulau Belitung. Jika Pelabuhan Sadai lumpuh total, pasokan kebutuhan pokok, barang, serta mobilitas masyarakat dipastikan akan ikut terganggu, yang pada akhirnya dapat memicu guncangan ekonomi regional.
GM ASDP Cabang Bangka, Agustinus Cahyo, membenarkan adanya tingkat kerusakan pada struktur dermaga. Berdasarkan koordinasi dengan Gubernur, dermaga diputuskan masih dapat melayani aktivitas penurunan satu kali lagi untuk kapal yang terlanjur bermuatan penuh dan sedang berjalan.
"Terdapat kerusakan, namun menurut beliau (Gubernur) masih bisa kita melakukan satu kali untuk pelayanan. Tapi untuk selanjutnya memang rencananya dermaga ini mau direhabilitasi," kata Cahyo.
ASDP saat ini tengah mematangkan proses mitigasi berupa pengalihan rute sementara ke pelabuhan alternatif, salah satunya Pelabuhan Pangkalbalam. Namun, operasional di lapangan masih akan terus disesuaikan secara hati-hati sembari menunggu keputusan teknis final bersama Dinas Perhubungan selaku penyelenggara pelabuhan.
Untuk operasional terdekat, kapal ditargetkan segera diberangkatkan dari Belitung pada siang hari agar tiba di Sadai saat waktu Subuh (estimasi perjalanan 10 jam). Langkah ini diambil untuk menghindari risiko tinggi sandar di malam hari akibat keterbatasan visual terhadap alur pelabuhan yang rusak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....