Pembangunan Dermaga II Pelabuhan Tanjungkalian Mentok Dimulai

  • 22 Jun 2026 19:13 WIB
  •  Sungailiat
Poin Utama
  • Pembangunan dermaga II Pelabuhan Bangka Barat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang – Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, bersama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, menandai mulainya pembangunan Dermaga II Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok, Bangka Barat.

Pembangunan tersebut ditandai dengan prosesi groundbreaking melalui penekanan tombol sirine oleh kedua pejabat tersebut beserta jajaran pejabat daerah lainnya pada Senin, 22 Juni 2026.

Gubernur Babel, Hidayat Arsani, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pihak ASDP atas komitmen nyata dalam mengembangkan infrastruktur di Bangka Belitung. Menurutnya, langkah ini menjadi bukti bahwa ASDP serius dalam merespons kebutuhan mobilitas daerah.

"Ini kan tanda serius ASDP, bahwa selama ini mereka tidak diam saja. Ternyata Bangka Belitung tetap diperhatikan sebagai prioritas utama (number one). Keberadaan dermaga nomor dua ini akan mengurangi beban antrean yang selama ini menjadi kendala dan sangat menyulitkan kita," ujar Hidayat.

Hidayat menambahkan, untuk memaksimalkan fungsi konektivitas pelabuhan ini, pihak Pemerintah Provinsi Babel berencana melakukan koordinasi lanjutan dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Langkah ini diperlukan agar kapasitas pelabuhan di kedua sisi penyeberangan berjalan seimbang.

"Saya nanti mengajak Pak Dirut ASDP untuk duduk bersama dengan Gubernur Sumatera Selatan guna menyesuaikan kapasitas pelabuhan di Palembang sana. Apabila di sana juga selesai, maka tugas operasional ASDP akan berjalan sangat baik dan lancar," katanya.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, menjelaskan bahwa proyek Dermaga II Pelabuhan Tanjung Kalian ini merupakan respons langsung terhadap aspirasi masyarakat serta dorongan dari jajaran pemerintah daerah, baik Gubernur maupun Bupati setempat.

"Intinya, pembangunan Dermaga II ini menjawab tuntutan masyarakat dan pemda yang membutuhkan tambahan dermaga demi menunjang konektivitas. Tempat ini tidak hanya sekadar melayani pergerakan orang, tetapi juga akan menjadi sentral pergerakan logistik di Bangka Belitung maupun yang menuju ke arah Sumatera Selatan," kata Heru Widodo.

Heru juga memastikan proyek yang sedang berjalan ini sama sekali tidak akan mengganggu aktivitas penyeberangan yang ada saat ini.

"Oh enggak, saya pastikan tidak akan mengganggu operasional pelabuhan. Karena ini adalah pembangunan dermaga baru, bukan proyek revitalisasi atau perbaikan dermaga lama yang sudah ada. Jadi operasional pelayanan penumpang tetap berjalan normal," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....