DPM FEB UBB Jawab Tantangan Organisasi Era Modern

  • 18 Jun 2026 08:33 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Perkembangan teknologi informasi dan perubahan pola interaksi generasi muda membawa tantangan baru bagi organisasi kemahasiswaan.

Menyikapi hal tersebut, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bangka Belitung (FEB UBB) terus berupaya beradaptasi melalui penguatan kinerja, peningkatan komunikasi, serta inovasi program kerja agar tetap relevan dengan kebutuhan mahasiswa di era modern.

Ketua Umum DPM FEB UBB, Shadina Ningrum, mengatakan bahwa organisasi mahasiswa saat ini dituntut untuk bergerak lebih adaptif dan responsif terhadap berbagai perubahan yang terjadi. Menurutnya, salah satu tantangan yang dihadapi adalah meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan organisasi sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya peran mahasiswa dalam kehidupan kampus.

"Era modern menuntut organisasi untuk terus berinovasi. DPM FEB UBB berupaya menghadirkan program-program yang tidak hanya relevan, tetapi juga mampu menarik minat mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dan bersama-sama membangun organisasi yang lebih baik," ujar Shadina saat mengisi aksi anak negri di Pro2 RRI Sungailiat, Rabu, 17 Juni 2026.

Selain itu, tantangan lain yang dihadapi adalah menjaga komunikasi dan koordinasi yang efektif di tengah perkembangan teknologi serta dinamika organisasi yang semakin kompleks. Oleh karena itu, DPM FEB UBB terus memanfaatkan media informasi dan ruang diskusi sebagai sarana untuk memperkuat hubungan dengan mahasiswa maupun organisasi mahasiswa lainnya.

Wakil Ketua Umum I DPM FEB UBB, Dea Nazila Putri, menjelaskan bahwa keterbukaan informasi dan kemampuan beradaptasi menjadi hal penting dalam menjawab tantangan organisasi masa kini. Menurutnya, DPM harus mampu menjadi lembaga yang tidak hanya menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan, tetapi juga menjadi ruang dialog yang terbuka bagi seluruh mahasiswa.

"Kami ingin membangun organisasi yang dekat dengan mahasiswa. Aspirasi, kritik, maupun saran dari mahasiswa menjadi bagian penting untuk meningkatkan kualitas kinerja DPM sehingga organisasi dapat terus berkembang sesuai kebutuhan zaman," jelas Dea.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum II DPM FEB UBB, Danil Herlianto, menambahkan bahwa tantangan organisasi di era modern juga menjadi peluang untuk melahirkan berbagai inovasi. Ia menilai bahwa pemanfaatan teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi.

"Kami melihat tantangan sebagai motivasi untuk terus berkembang. Dengan inovasi, kolaborasi, dan semangat belajar, DPM FEB UBB optimistis dapat menjalankan tugas serta tanggung jawabnya secara maksimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi mahasiswa," ujar Danil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....