Daya Tampung SMA/SMK Tahun Ajaran 2026/2027 di Babel Surplus

  • 10 Jun 2026 09:40 WIB
  •  Sungailiat
Poin Utama
  • SPMB SMA/SMK di Babel tahun ajaran 2026/2027

RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan daya tampung SMA-SMK surplus lulusan SMP tahun ini 1.000 kuota.

"Artinya daya tampung kita berlebih. Tidak ada anak yang tidak bersekolah di Babel hanya karena alasan tidak kebagian kuota sekolah. Semuanya difasilitasi," kata Plt Kepala Dindik Babel, Saiful Bakhri, Selasa, 9 Juni 2026.

Sebagai solusi atas berkurangnya masing-masing satu rombongan belajar (rombel) di SMAN 1, SMAN 3, dan SMAN 4 Pangkalpinang akibat keterbatasan ruang kelas, pemerintah provinsi resmi mengoperasikan SMA Negeri 5 Pangkalpinang mulai tahun ini. Sekolah baru tersebut langsung membuka tiga rombel pada SPMB kali ini.

Untuk sementara, aktivitas belajar-mengajar siswa SMAN 5 Pangkalpinang akan menumpang di gedung SMAN 3 Pangkalpinang selama maksimal satu semester, sembari menunggu rampungnya pembangunan Unit Sekolah Baru fisik yang pengerjaan totalnya sudah dikoordinasikan langsung dengan kementerian di Jakarta dua bulan lalu.

Langkah ini diambil sesuai dengan arahan Gubernur untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di pinggiran kota.

"Pak Gubernur ingin anak-anak di daerah pinggiran Pangkalpinang, seperti Tua Tunu dan Kepala Tujuh, yang aksesnya jauh ke pusat kota, bisa mendapatkan hak akses pendidikan yang sama. Dengan adanya SMA 5 ini, anak-anak yang kemarin berada di zona tiga kini memiliki sekolah yang jaraknya jauh lebih dekat," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Balai Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan (BTIKP) Provinsi Bangka Belitung, Sukinda mengatakan, untuk daya tampung SPMB 2026-2027, mengalami peningkatan dibandingkan dengan daya tampung pada SPMB 2025/2026.

"Untuk SPMB 2025 itu daya tampung SMA dan SMK 25.012 siswa, sedangkan yang diterima yakni 20.355 siswa. Sisa dari penerimaan di SMA dan SMK ini mereka memilih yaitu di sekolah pendidikan agama di madrasah ataupun di pondok pesantren ataupun lembaga lainnya untuk yang tahun kemarin," ujar Sukinda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....