Cinta Rupiah Dimulai dari Kebiasaan Merawat Uang
- 30 Mei 2026 23:44 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID , Sungailiat - Esa Sri Fatmawati, S.Pd, seorang guru yang meraih juara II Duta Guru Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah BI, mengajak masyarakat untuk menumbuhkan kecintaan terhadap rupiah melalui kebiasaan merawat uang dalam kehidupan sehari - hari.
Menurut Esa, rupiah bukan sekadar alat pembayaran yang sah di Indonesia, tetapi juga merupakan simbol kedaulatan dan identitas bangsa yang harus dijaga serta dihormati oleh seluruh masyarakat. Oleh karena itu, setiap warga negara memiliki tanggung jawab untuk memperlakukan uang rupiah dengan baik.
Rupiah adalah alat pembayaran yang sah di Indonesia sekaligus simbol negara. Ketika kita merawat uang rupiah, berarti kita turut menghargai identitas dan kedaulatan bangsa,” ujarnya saat menjadi narasumber di acara sore ceria belajasumba di Pro2 RRI Sungailiat, Sabtu, 30 Mei 2026.
Esa menjelaskan bahwa salah satu cara sederhana untuk menunjukkan rasa cinta terhadap rupiah adalah dengan menerapkan prinsip 5J dalam penggunaan uang tunai. Prinsip tersebut meliputi jangan dilipat, jangan dicoret, jangan diremas, jangan dibasahi, dan jangan distapler.
Menurutnya, kebiasaan yang tampak sederhana tersebut memiliki dampak besar terhadap kualitas uang yang beredar di masyarakat. Uang yang terjaga kondisinya akan lebih tahan lama dan tetap layak digunakan dalam berbagai transaksi.
“Melalui gerakan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, masyarakat diajak untuk lebih peduli terhadap kondisi uang yang digunakan sehari-hari. Jika uang dirawat dengan baik, maka kualitas peredaran uang juga akan semakin baik,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang pendengar pro2 Reisya, baru menyadari bahwa kebiasaan yang selama ini dianggap sepele ternyata dapat memengaruhi kondisi uang yang beredar.
“Saya jadi lebih paham bahwa uang rupiah harus dirawat dengan baik. Mulai sekarang saya akan membiasakan diri untuk tidak melipat, mencoret, atau merusak uang karena rupiah adalah simbol negara yang harus kita jaga bersama,” ungkapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....