Pemkot Pangkalpinang Terima Bantuan Drop Box Sampah dari Perusahaan Swasta

  • 29 Mei 2026 10:32 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Pemerintah Kota Pangkalpinang menerima bantuan berupa drop box sampah dari pihak perusahaan swasta. Bantuan itu sebagai bentuk dukungan terhadap program kebersihan dan pengurangan sampah plastik di Ibu Kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, mengatakan bantuan tersebut merupakan langkah awal dalam mendukung penanganan dan pemilahan sampah, khususnya sampah plastik di Kota Pangkalpinang.

“Kami menerima bantuan dari Bolesa kepada Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam rangka menjaga kebersihan, tentunya sampah-sampah plastik yang ada di Kota Pangkalpinang dan ini adalah langkah awal,” ujar Saparudin, Jumat, 29 Mei 2026.

Ia menambahkan, ke depan akan ada beberapa perusahaan lain yang turut membantu program penanganan dan pemilahan sampah melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR).

“Nanti juga akan ada beberapa perusahaan yang membantu untuk penanganan atau pemilahan sampah ini. Ini adalah salah satu program kota dari dana CSR dari mitra kami di perusahaan swasta," katanya.

Ia berharap ke depannya akan lebih banyak lagi perusahaan yang bisa membantu masyarakat Kota Pangkalpinang sehingga kota ini bisa lebih bersih, indah, nyaman serta sampah plastik berkurang.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pangkalpinang, Fahrizal, mengatakan drop box sampah tersebut akan ditempatkan di sejumlah fasilitas pelayanan publik.

“Drop box sampah akan ditempatkan di Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Disdukcapil, dan lokasi lainnya di fasilitas publik yang saat ini mssih dikaji,” kata Fahrizal.

Fahrizal mengatakan Pemerintah Kota akan memperbanyak titik pemilahan sampah, terutama untuk sampah plastik yang menjadi perhatian utama saat ini.

“Nanti kita akan perbanyak untuk tempat pemilahan sampah, terutama sampah plastik yang menjadi atensi kita dan mudah-mudahan ke depan banyak pihak swasta yang terketuk untuk membantu,” ucapnya.

Menurut Fahrizal, program pemilahan sampah juga akan diterapkan di lingkungan perkantoran, selanjutnya akan diperluas ke masyarakat.

“Selain itu kami juga akan memilah sampah dari kantor dulu, kemudian diperluas kepada masyarakat,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....