DLH Beltim Imbau Panitia Kurban Gunakan Wadah yang Ramah Lingkungan

  • 26 Mei 2026 20:49 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung Timur - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mengimbau panitia kurban untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai saat membungkus dan mendistribusikan daging. Imbauan berlaku untuk seluruh panitia kurban di masjid hingga tingkat kecamatan.

Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belitung Timur, Widiyanto, menjelaskan penggunaan kantong plastik masih menjadi kebiasaan umum dalam perayaan Iduladha. Melalui imbauan ini, pihaknya mendorong penggunaan wadah ramah lingkungan atau media pakai ulang untuk menekan jumlah sampah plastik.

“Kami mengharapkan masyarakat dan panitia kurban sebisa mungkin mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Kalau bisa menggunakan wadah seperti daun pisang atau daun simpor untuk membungkus daging kurban,” kata Widi kepada RRI, Selasa, 26 Mei 2026.

Selain itu, DLH Belitung Timur juga mengingatkan masyarakat agar mengelola limbah hasil pemotongan hewan kurban dengan baik.

Menurut Widiyanto, limbah seperti darah, isi perut dan sisa potongan hewan kurban tidak boleh dibuang sembarangan, terutama ke aliran sungai karena berpotensi mencemari lingkungan. Hasil pemotongan hewan kurban sebaiknya dikubur di dalam tanah agar tidak menjadi sumber penyakit atau menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga.

“Kalau memang ada sisa hasil pemotongan hewan, sebaiknya dikubur di dalam tanah supaya tidak menimbulkan pencemaran dan sumber penyakit,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang warga Manggar, Wisnu menyetujui adanya penerapan wadah yang ramah lingkungan saat pembagian daging. Menurutnya, penggunaan bahan alami juga mampu menjaga kualitas daging tetap segar.

“Kalau bisa memang lebih baik pakai bahan yang mudah terurai. Selain mengurangi sampah plastik, lingkungan juga jadi lebih bersih,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....