Apkasindo Babel Minta Pusat Sikapi Anjloknya Harga TBS Sawit
- 26 Mei 2026 17:08 WIB
- Sungailiat
Poin Utama
- Apkasindo Babel menyikapi harga TBS kelapa sawit yang melemah
RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) meminta pemerintah pusat mencari akar masalah yang berada di tingkat nasional terkait anjloknya harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit saat ini.
Apkasindo Babel mendesak pemerintah daerah, baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga DPRD-nya untuk segera menyuarakan keluhan ini langsung ke pemerintah pusat dan kementerian terkait.
Plt Ketua Apkasindo Babel, Jamaluddin mengatakan, enyelesaiannya terhadap masalah ini ada di level pemerintah pusat.
“Ini ada pada level pusat khususnya di Kementerian Keuangan. Kalau memang ada eksportir yang nakal, kami minta Menteri Keuangan segera membereskannya. Jangan sampai petani di bawah yang selalu dijadikan korban dari aturan-aturan ini," kata Jamaluddin, Selasa 26 Mei 2026.
Sebagai langkah konkret, Apkasindo Babel bersama perwakilan petani sawit dari enam kabupaten menjadwalkan aksi penyampaian aspirasi secara resmi ke legislatif daerah dalam waktu dekat.
"Kami minta masyarakat dan petani untuk tetap bersabar. Tanggal 2 Juni nanti, kami bersama teman-teman dari enam kabupaten akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Provinsi untuk menyampaikan langsung keluhan ini," ujarnya.
Selain jalur daerah, konsolidasi di tingkat pusat juga terus berjalan, kata dia, pengurus Apkasindo di Jakarta yang dipimpin Ketua Umum telah melakukan serangkaian pertemuan intensif dengan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) serta jajaran DPR RI guna mencari jalan keluar atas penurunan harga TBS yang tajam ini.
"Intinya, penyelesaian mutlak ada di pusat. Kami di daerah akan terus mengawal agar pemerintah provinsi dan DPRD segera meneruskan aspirasi ini setelah RDP nanti," ucapnya.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Babel menyikapi situasi yang dinamis ini, bergerak cepat melakukan langkah-langkah strategis di tingkat daerah.
Kepala DPKP Babel Kurniawan mengatakan, terus menjalin komunikasi dengan perusahaan-perusahaan sawit di Babel agar tidak menekan harga terlalu dalam.
"Dari pihak kami jelas mengimbau kepada seluruh PKS untuk sebisa mungkin mempertahankan harga beli. Karena ini mekanisme pasar, fokus utama kami adalah mengupayakan berbagai cara agar gejolak ini tidak sampai membuat masyarakat atau petani resah," kata Kurniawan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....