UKM GEMA Wadah Ekspresi Mahasiswa sebagai Agen Perubahan
- 25 Mei 2026 17:16 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Mahasiswa (ISB) Atma Luhur menghadirkan Gelaran Ekspresi Muda Berkarya untuk Anak Bangsa (GEMA) sebagai wadah penyaluran kreativitas mahasiswa dalam membentuk generasi muda yang inovatif, berkarakter, dan mampu menjadi agen perubahan bangsa.
Kehadiran UKM (unit Kegiatan Mahasiswa) Gema tidak hanya menjadi sarana berekspresi, tetapi juga menjadi tempat pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengembangkan karakter, kemampuan berorganisasi, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Dosen sekaligus Pembina UKM Gema, Syafrul Irawadi, S.Kom.,M.Kom menjelaskan bahwa GEMA dibentuk sebagai wadah yang mendorong mahasiswa untuk berani berkarya dan menampilkan potensi terbaiknya.
“Gema hadir bukan hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai ruang belajar bagi mahasiswa untuk mengasah kreativitas, kemampuan berorganisasi, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa. Anak muda harus diberi kesempatan untuk berkarya karena dari sanalah lahir inovasi dan perubahan,” ujar Syafrul saat mengisi program acara aksi anak negeri di Pro2 RRI Sungailiat.
Syafrul menambahkan, mahasiswa saat ini dituntut tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menunjukkan karakter, kepemimpinan, dan kemampuan beradaptasi di tengah perkembangan zaman.
Wakil Ketua Bidang Acara GEMA, Vania Lika mengatakan bahwa Gema menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengekspresikan kemampuan yang dimiliki melalui kegiatan yang kreatif dan membangun.
“Melalui Gema mahasiswa bisa belajar bekerja sama, menyusun program, serta berani tampil dengan gagasan yang dimiliki, dan kami juga ingin menunjukkan bahwa anak muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga bisa menjadi pelaku perubahan lewat karya, ide, dan kreativitas yang mereka miliki,” ujar Vania.
Sementara itu, Ketua Bidang Dokumentasi Gema, Feby Ariansyah menuturkan bahwa dokumentasi menjadi bagian penting dalam setiap kegiatan karena mampu merekam proses, karya, dan perjalanan sebuah gerakan anak muda.
“Setiap kegiatan yang dilakukan memiliki nilai dan cerita. Dokumentasi menjadi cara untuk menunjukkan bahwa karya anak muda bisa memberi dampak dan menginspirasi banyak orang,” ujar Feby.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....