Masyarakat Parit Padang Aktif Bersihkan Lingkungan untuk Mencegah DBD dan Banjir
- 19 Mei 2026 19:05 WIB
- Sungailiat
Poin Utama
- DBD
- Banjir
RRI.CO.ID, Sungailiat - Masyarakat Parit Padang aktif kerja bakti membersihkan lingkungan. Hal itu dilakukan untuk mencegah demam berdarah dan banjir.
"Kita ketahui saat ini di musim penghujan rawan sekali DBD jadi kita rapatkan barisan dengan menggiatkan kerja bakti rutin di lingkungan RT/RW kita. Kemarin sudah kita rapatkan dengan seluruh perangkatnya dan sudah mulai berjalan," ujar Lurah Paritpadang Fahmi Andika saat mengisi dialog siaran "Tanggap Bencana" di PRO1 RRI Sungailiat, Selasa 19 Mei 2026.

Dialog itu mengangkat topik pengoptimalan program mitigasi bahaya banjir dan pencegahan DBD di Kelurahan Parit Padang Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka. tFahmi memaparkan sejumlah upaya nyata dalam menghindari kerawanan bahaya kebencanaan dan penyakit.
"Kegiatan ini merupakan inisiatif kita bersama masyarakat dalam menangkal kekhawatiran kita saat ini. Hal ini juga merujuk kepada program nasional yang dicanangkan oleh Presiden yakni gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) dan ini sangat relevan dengan kondisi daerah kita untuk diterapkan," ujar Fahmi.
Dijelaskannya, saat ini untuk wilayah Kelurahan Parit Padang yang rawan genangan air dan banjir terdapat di RT 7, sedangkan untuk rawan DBD ada dibeberapa titik sesuai pemantauan dan kasus-kasus yang telah terjadi. Sehingga kegiatan kerja bakti terus dilakukan secara berkala sesuai kemanfaatannya.
Sementara itu, upaya kegiatan kerja bakti ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Parit Padang Sungailiat Iqbal. Menurutnya selain untuk menjaga dari bahaya kebencanaan dan kesehatan, hal ini dapat meningkatkan kesadaran dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
"Saya sangat setuju karena hal ini sangat baik bagi kita semua warga disini. Disinilah kita nilai peran dari pemerintah melalui kelurahan untuk melakukan terobosan dan pencegahan, apalagi kita ini daerah rawan genangan air DBD sangat mudah terjadi," ucap Iqbal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....