Pemkot Pangkalpinang Terima Bantuan Dana CSR dari Bank Sumsel Babel

  • 11 Mei 2026 15:31 WIB
  •  Sungailiat

‎RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin mengatakan keterlibatan dunia usaha melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan bentuk kepedulian langsung terhadap masyarakat, khususnya dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi warga.

Hal itu dikatakannya usai menerima penyerahan bantuan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) dari Bank Sumsel Babel Cabang Pangkalpinang kepada Pemerintah Kota Pangkalpinang di Ruang Smart Center Kantor Wali Kota, Senin,11 Mei 2026.

‎"Prinsipnya sederhana, CSR badan usaha untuk membantu kepesertaan BPJS, ini murni bantu warga, bukan meringankan beban APBD. Setiap perusahaan kan wajib menyisihkan sekitar 2,5 persen dari keuntungannya untuk CSR. Jika hanya sebagian kecil saja dialihkan untuk mendukung jaminan kesehatan, dampaknya akan sangat besar," ujarnya.

‎Menurutnya, skema gotong royong antara pemerintah dan badan usaha sangat realistis diterapkan di Pangkalpinang. Dengan sekitar 1.000 perusahaan beroperasi di kota itu, target perlindungan kesehatan semesta dinilai bukan hal sulit diwujudkan.

‎Ia juga memastikan masyarakat tetap memiliki kebebasan penuh dalam menentukan layanan kesehatan yang akan digunakan.

‎"Masyarakat bebas memilih berobat ke mana saja, baik ke RSUD maupun rumah sakit swasta, itu hak individu kita tidak boleh menghalangi. Tugas kita memastikan hak itu terpenuhi dan pelayanan berjalan baik," ucapnya.

Adapun, ‎dana CSR tersebut tidak hanya difokuskan untuk mendukung kepesertaan BPJS Kesehatan warga kurang mampu, tetapi juga menyasar pembangunan fasilitas publik dan penguatan ekonomi masyarakat.

‎Mulai dari rehabilitasi sarana ibadah, pembangunan ruang terbuka hijau, pemasangan CCTV keamanan, hingga pengembangan sentra produksi nanas sebagai komoditas unggulan daerah.

Sebelumnya Wali Kota Saparudin menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) program donasi antara BPJS Kes Pangkalpinang dengan Bank Sumsel Babel dan Yayasan SPPG.

Sementara itu, Yayan salah satu masyarakat berharap adanya kolaborasi lintas sektor menjadi kunci penting menjaga keberlangsungan program BPJS Kesehatan sekaligus mempercepat pembangunan daerah.

‎"Dengan kolaborasi ini, kami berharap keberlangsungan BPJS terjamin, pelayanan tetap prima, dan masyarakat terlindungi sepenuhnya," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....