Ngobras Bahas Kerusakan DAS akibat Tambang Ilegal
- 10 Mei 2026 09:04 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Kerusakan daerah aliran sungai (DAS) akibat aktivitas tambang timah ilegal menjadi perhatian berbagai pihak karena dinilai berdampak terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar. Kondisi tersebut turut memengaruhi kualitas air, ekosistem sungai, hingga keberlangsungan lingkungan di masa mendatang.
Persoalan tersebut dibahas dalam program dialog “Ngobras” yang mengangkat tema menjaga daerah aliran sungai dari kerusakan lingkungan akibat tambang timah ilegal. Dialog menghadirkan Arinda Unigraha dari Green Leadership Indonesia serta Derfian Aulliyah dari Masyarakat Peduli Sungai dan Kulong Cerudik Lestari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Dalam dialog tersebut, Arinda Unigraha menekankan pentingnya langkah konkret dan kolaborasi berbagai pihak dalam menghadapi kondisi lingkungan yang terjadi saat ini.
"Kondisi yang ada saat ini perlu dihadapi dengan langkah nyata dan keterlibatan bersama. Edukasi lingkungan, pengawasan, serta kesadaran masyarakat menjadi bagian penting untuk menjaga daerah aliran sungai agar tidak semakin mengalami kerusakan,” ujarnya.
Sementara itu, Derfian Aulliyah menyoroti kondisi DAS di Bangka Belitung yang dinilai semakin memprihatinkan akibat aktivitas tambang ilegal yang masih terjadi di sejumlah wilayah.
"Kerusakan daerah aliran sungai saat ini cukup memprihatinkan. Dampaknya bukan hanya dirasakan lingkungan, tetapi juga masyarakat sekitar yang bergantung pada sumber air dan keberlangsungan ekosistem sungai,”katanya.
Dialog juga mendapat tanggapan dari masyarakat. Zulfaizar di Sengir menyampaikan bahwa persoalan tersebut perlu disikapi secara bijak oleh pemerintah daerah agar solusi yang diambil tetap memperhatikan kondisi lingkungan dan masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, narasumber berharap adanya perhatian serius dari seluruh pihak untuk menjaga kelestarian daerah aliran sungai dan mendorong upaya pemulihan lingkungan secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....