Peringati Hari Kebebsan Pers Sedunia 2026, AJI Pangkalpinang Gelar Aksi Damai

  • 06 Mei 2026 15:35 WIB
  •  Sungailiat
Poin Utama
  • Peringatan hari kebebasan pers sedunia atau World Press Freedom Day (WPFD)

RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Pangkalpinang menggelar aksi damai pada peringatan hari kebebasan pers sedunia atau World Press Freedom Day (WPFD) yang jatuh tiap 3 Mei di Titik Nol Kilometer Pangkalpinang, Rabu 6 Mei 2026.

“Jadi hari ini kita AJI Pangkalpinang bersama koalisi jurnalis pejuang kebebasan bersama mahasiswa menyuarakan kebebasan pers, kemudian sensorship, dan swasensor,” kata Ketua AJI Pangkalpinang, Hendra.

Hendra menjelaskan, makna sensorship, diketahui saat ini banyak media-media yang di bawah tekanan mendapatkan sensor-sensor dari pemerintah dengan dalih-dalih kerja sama. Mereka dengan seenaknya menyensor pemberitaan sesuai dengan keinginan mereka.

“Termasuk di kampus-kampus juga terjadi hal-hal serupa. Mahasiswa tidak bisa berkembang, mahasiswa tidak bisa berorganisasi, mahasiswa tidak bisa berkelompok. Padahal mereka juga dijamin oleh undang-undang untuk berpendapat, untuk berkelompok, untuk berkomunitas. Itu salah satu aksi kita yang kita sampaikan di dalam aksi ini,” katanya.

Lanjut Hendra, AJI juga menyampaikan beberapa peristiwa kasus kekerasan terhadap jurnalis di Bangka Belitung. Dalam dua tahun belakangan ini yang kasat mata saja, yang melapor itu ada tiga kasus, belum lagi pelecehan-pelecehan terhadap perempuan.

“Itu terjadi bagaimana perempuan-perempuan yang menjadi jurnalis itu tidak terlindungi. Mereka dilecehkan baik dengan kata-kata, dengan fisik. Itu terjadi pada perempuan-perempuan jurnalis di Bangka Belitung. Hal itu tidak bisa kita anggap remeh, tidak bisa kita anggap hal biasa. Padahal itu hal-hal yang jelas-jelas melanggar kebebasan pers,” ujarnya.

Perwakilan Pers Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Said mengatakan, untuk aksi ini pihaknya berharap suara-suara, tuntutan-tuntutan yang disampaikan dari orasi awal sampai akhir ini terdengar.

“Jadi bukan hanya sekadar lewat berita yang terpampang, namun esensi dari tuntutan kami ini disampaikan dengan sebaik-baiknya,” ujar Said.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....