Pemkot Pangkalpinang Dorong Partisipasi Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan

  • 03 Mei 2026 17:44 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang mengajak masyarakat kolaborasi jaga lingkungan.

Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna, mengatakan menjaga kebersihan, terutama berkenaan persoalan sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan di Kota Pangkalpinang.

Dessy mengakui persoalan sampah belum sepenuhnya teratasi. Ia mengatakan, pemerintah terus berupaya mencari solusi, termasuk melalui rencana pembangunan fasilitas pengolahan sampah terpadu (TP3ST).

“Sampah ini kan pemerintah berusaha terus, on proses untuk membuat TP3ST sesuai arahan Pak Wali. Kami juga sudah berkunjung ke pusat untuk meminta bantuan anggaran,” ujarnnya, Minggu 3 Mei 2026.

Namun, ia menegaskan upaya pemerintah tidak akan maksimal tanpa dukungan masyarakat serta kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan dinilai menjadi hal penting dalam mengatasi persoalan tersebut.

“Sering kali masyarakat yang melintas, ketika melihat lahan kosong, langsung membuang sampah, bahkan hingga ke sungai. Meski sudah dibersihkan, hal yang sama terus terulang. Artinya, ini bukan hanya persoalan pemerintah saja,” katanya.

Dessy pun mengingatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, perubahan perilaku menjadi faktor penentu dalam penanganan sampah.

“Pemerintah tidak bisa bergerak sendiri. Dukungan, partisipasi, dan kesadaran seluruh masyarakat Pangkalpinang menjadi kunci utama,” ucapnya.

Diketahui, dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan salah satunya pasar Pemerintah Kota Pangkalpinang saat ini gencar menggelar kegiatan gotong royong.

Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin menyampaikan bahwa program kebersihan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan program Pangkalpinang Bersih serta mendukung gerakan Indonesia Asri sesuai arahan Presiden.

“Kita terus mulai dan lanjutkan upaya menjaga kebersihan pasar-pasar kita. Ini dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan empat OPD,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....