Perempuan di Bangka Belitung Kian Berdaya di Era Modern

  • 22 Apr 2026 13:08 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung - Perempuan di era modern kini semakin menunjukkan peran strategis dalam berbagai sektor kehidupan, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga kepemimpinan.

Di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, geliat pemberdayaan perempuan dinilai semakin nyata seiring meningkatnya keberanian perempuan untuk tampil dan menyuarakan gagasan di ruang publik.

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Imelda Handayani, mengatakan perempuan saat ini memiliki kesempatan lebih luas untuk berkembang, baik melalui pendidikan maupun keterlibatan dalam komunitas sosial.

Menurutnya, semangat pemberdayaan perempuan ini sejalan dengan nilai perjuangan Kartini yang mendorong perempuan untuk berpikir maju dan memiliki hak yang setara.

"Perempuan sekarang semakin berani menyuarakan hak dan perannya. Ini menunjukkan perubahan yang sangat positif," ujar Imelda kepada RRI, Selasa (21/4/2026).

Ia menilai, capaian perempuan saat ini dapat terlihat dari peningkatan akses pendidikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, tingkat partisipasi pendidikan perempuan bahkan menunjukkan angka lebih tinggi dibandingkan laki-laki.

Imelda memaparkan Tingkat Partisipasi Sekolah usia 7 hingga 23 tahun untuk perempuan mencapai 75,76 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan laki-laki pada kelompok usia yang sama.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan bagi perempuan semakin meningkat. Perempuan juga dinilai semakin aktif mempersiapkan diri agar mampu mandiri serta berdaya saing di tengah perkembangan zaman.

Di Bangka Belitung, Imelda melihat berbagai komunitas perempuan kini tumbuh dan berkembang. Komunitas tersebut menjadi ruang bagi perempuan untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus memperkuat keberanian dalam menyampaikan pendapat dan aspirasi sosial.

"Di Babel saya melihat dari berbagai komunitas perempuan, perempuan sudah mulai berani menyuarakan hak dan perannya secara lantang," katanya.

Ia menegaskan perempuan memegang peran penting dalam pembangunan daerah maupun nasional. Tidak hanya dalam lingkup keluarga, perempuan juga berperan di sektor ekonomi melalui UMKM, industri kreatif, hingga wirausaha yang turut menggerakkan perekonomian daerah.

Selain itu, perempuan juga disebut memiliki kontribusi besar dalam membentuk kualitas generasi masa depan. Imelda menilai perempuan, khususnya seorang ibu, menjadi pilar utama dalam membangun karakter anak-anak sejak usia dini.

Tak kalah penting, Imelda juga menyoroti peran perempuan dalam bidang politik dan hukum. Menurutnya, keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan akan menghasilkan kebijakan yang lebih adil dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

"Semakin banyak perempuan dalam posisi pengambilan keputusan akan memastikan kebijakan yang lebih responsif gender," ujarnya.

Sementara itu, seorang warga Tanjungpandan, Rian, menilai peran perempuan di era sekarang memang harus diakui. Menurutnya, perempuan telah membuktikan mampu memimpin dan mengambil keputusan penting di ruang publik.

Ia mencontohkan, di Kabupaten Belitung sendiri, posisi Ketua DPRD saat ini dipimpin oleh perempuan, dan dinilai mampu menjalankan tugas serta tanggung jawabnya dengan baik.

"Kalau kita lihat sekarang, peran perempuan itu memang luar biasa. Di Belitung saja Ketua DPRD dipimpin oleh perempuan, dan itu membuktikan perempuan bisa hebat dalam memimpin," ujar Rian.

Menurutnya, keberhasilan perempuan menempati posisi strategis tersebut menjadi gambaran bahwa perempuan tidak kalah dengan laki-laki dalam hal kapasitas, kepemimpinan, maupun kontribusi pembangunan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....