Dilantik di SMK Stania, Woro Hapsari Nahkodai AAI Cabang Beltim
- 18 Apr 2026 13:13 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung Timur – Woro Hapsari Candra Dewi resmi dilantik sebagai Ketua Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI) Cabang Kabupaten Belitung Timur periode 2026–2029. Pelantikan yang berlangsung di SMK Stania Manggar bukan tanpa alasan karena sekolah tersebut memiliki nilai sejarah penting dalam perkembangan pendidikan dan industri di Belitung Timur sejak awal abad ke-20.
Woro menjelaskan, SMK Stania yang dahulu dikenal sebagai Ambach Cursus merupakan sekolah kedinasan milik PT Timah yang berdiri pada 1928. Dari tempat itu, lahir sumber daya manusia unggul yang keahliannya diakui hingga tingkat nasional dan langsung terserap di dunia kerja.
“Dari sisi nilai kearsipan dan sejarah, gedung ini sangat penting. Banyak lulusan dari sini yang menjadi tenaga ahli dan berkontribusi di berbagai sektor industri,” ujar Woro kepada RRI, pada Sabtu 18 April 2026.
Menurutnya, AAI bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Belitung Timur berkomitmen untuk mengangkat Ambach Cursus sebagai bagian dari memori kolektif bangsa. Bahkan, pada 2026 ini pihaknya berencana mengusulkan situs tersebut agar dapat diakui sebagai memori kolektif dunia.
Selain itu, Woro menilai kondisi bangunan yang masih mempertahankan arsitektur asli sejak 1928 menjadi bukti kuat nilai historis yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Ia menegaskan, pelantikan di lokasi bersejarah ini diharapkan dapat mengingatkan pentingnya menjaga identitas daerah melalui arsip dan sejarah.
“Kita ingin memori masa lalu ini tetap hidup dan menjadi pengingat bahwa identitas daerah harus dimulai dari memahami sejarah kita sendiri,” ucapnya.
Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten juga mengatakan peran arsiparis sangat strategis karena arsip merupakan sumber informasi dan pertanggungjawaban, sehingga pengelolaannya harus diperkuat untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang baik.
"Oleh karena itu, perlu sinergi dan kolaborasi kita semua untuk mewujudkan ekosistem kearsipan yang kuat, adaptif, dan berkelanjutan," ujar Kamarudin Muten.
Selanjutnya Kamarudin Muten mengajak Arsiparis Belitung Timur untuk meningkatkan keteladanan dalam tertib pengelolaan dokumen dan budaya sadar informasi, serta menjaga dan melestarikan arsip sebagai warisan bagi generasi mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....