Pemkot Pangkalpinang Susun Perencanaan Atasi Masalah Lingkungan

  • 17 Apr 2026 19:00 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Sampah, banjir serta ruang terbuka hijau (RTH), menjadi fokus pembenahan di sektor lingkungan di Kota Pangkalpinang.

Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang akan menyusun perencanaan terkait dengan persoalan lingkungan hidup. Perencanaan itu akan dirangkum dalam penyusunan sebuah dokumen.

“Pertama, perencanaan yang akan dilakukan adalah alih guna lahan seperti lahan terbuka hijau (RTH). Saluran-saluran, sungai ataupun saluran primer yang dialihfungsikan menjadi rumah ataupun pertokoan, dan sebagainya akan dilakukan penataan ulang, dan diperbaiki,” ujarnya, Jumat 17 April 2026.

Selain isu permasalahan RTH, kata Udin sapaan akrabnya, permasalahan kedua adalah sampah, dan itu menjadi fokus utama Pemkot Pangkalpinang.

“Masalah sampah ini juga menjadi atensi kita, sebab efek dari sampah ini menyebabkan lingkungan menjadi tidak bersih, dan menyebabkan saluran menjadi mampet, serta udara menjadi kotor,” katanya.

Wali Kota juga menyampaikan, ada satu poin persoalan yang lebih penting yaitu isu banjir yang terjadi di Kota Pangkalpinang.

“Masalah banjir di Kota Pangkalpinang sebetulnya kita sudah mempunyai 4 saluran primer horizontal. Ke depan kita juga harus memiliki saluran vertikal dari utara ke selatan. Semua sudah dipikirkan. Dan ini sudah dibahas dalam forum itu,” ucapnya.

Ia menambahkan, RTH di Kota Pangkalpinang sudah memenuhi di atas ketentuan perundang undangan 20 persen. Namun menurutnya, untuk ke depan pihaknya berharap RTH tersebut akan lebih baik lagi.

“Fokus RTH, perencanaannya akan dilakukan di bantaran bantaran sungai guna menjaga terjadinya kerusakan pada sungai,” katanya.

Sementara itu, Riri salah satu masyarakat berharap rencana pembenahan RTH dan banjir dapat terealisasi dengan baik.

"RTH memang sangat dibutuhkan soalnya di Pangkalpinang ini sudah padat," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....