Lewat Ekskul Jurnalistik Sekolah Alam Aqila Belitong Latih Kepercayaan Siswa
- 17 Apr 2026 17:22 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung – Sekolah Alam Aqila Belitong menghadirkan ekstrakurikuler jurnalistik sebagai wadah untuk mengasah kemampuan menulis, berbicara di depan umum, serta melatih siswa menyampaikan informasi secara objektif. Program ini telah berjalan sejak tahun ajaran baru tahun lalu.
Kepala Sekolah Alam Aqila Belitong, Novita Freshka Uktolseja mengatakan, ide ekstrakurikuler jurnalistik muncul setelah dirinya melihat anak-anak masih jarang diberi ruang untuk menulis, sehingga kurang terbiasa menuangkan perasaan maupun pengalaman dalam bentuk tulisan.
"Awalnya terpikir karena ada lomba menulis. Ternyata anak-anak jarang diberi kegiatan menulis, jadi mereka kurang terbiasa mengungkapkan apa yang dirasakan dalam tulisan," ujar Novita usai berdialog di Studio RRI Belitung, Jumat (7/4/2026).

Novita menjelaskan, sebelum adanya ekstrakurikuler jurnalistik, siswa sebenarnya sudah sering dilibatkan dalam kegiatan peliputan sederhana seperti “Aqila TV”, di mana anak-anak diminta melaporkan aktivitas sekolah dengan konsep layaknya reporter.
Namun, kegiatan tersebut masih bersifat spontan dan belum terarah. Dari situ, pihak sekolah kemudian membentuk ekstrakurikuler jurnalistik agar siswa mendapat pembinaan lebih serius.
Dalam kegiatan ini, siswa dibekali berbagai kemampuan seperti public speaking, membangun rasa percaya diri, teknik menulis berita, wawancara, hingga memahami pentingnya menyampaikan informasi berdasarkan fakta.
"Karena dalam jurnalistik menyampaikan berita itu harus berdasarkan fakta dan objektif," katanya.
Ia menambahkan, kegiatan jurnalistik juga didukung salah satu orang tua murid yang pernah berprofesi sebagai jurnalis di Surabaya. Orang tua tersebut kerap diundang sebagai guru tamu untuk membimbing siswa.
Saat ini, peserta ekstrakurikuler jurnalistik dibatasi untuk siswa kelas 4 hingga kelas 6, karena dinilai sudah lebih siap diarahkan.

Novita menyebut, meskipun jurnalistik bukan kegiatan yang mudah dan tidak semua anak berminat, hasil kegiatan mulai terlihat. Siswa semakin berani, percaya diri, dan lebih terarah dalam menyusun berita maupun melakukan wawancara.
| Baca juga: SPMB 2026 Babel Tanpa Titip Menitip |
Ke depan, Sekolah Alam Aqila Belitong juga merencanakan pembuatan kartu pers khusus bagi siswa jurnalistik sebagai bentuk edukasi mengenai peran penting pers dalam kehidupan masyarakat.
"Kartu pers itu memang hanya kertas, tapi makna dan nilai yang dibawa besar. Itu yang ingin kami tanamkan kepada anak-anak," ujarnya.
Salah satu contoh antusias siswa, kata Novita, terlihat dari seorang anggota jurnalistik bernama Usman kelas 4 yang tetap membawa rompi jurnalistiknya saat mudik menggunakan kapal perang milik TNI AL. Dengan bantuan orang tuanya, Usman bahkan berhasil mewawancarai kapten kapal dan berfoto bersama wartawan TVRI yang saat itu sedang melakukan peliputan.
Sementara itu, salah satu siswa SD peserta jurnalistik, Kenzie mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena selalu dilibatkan dalam peliputan setiap ada kegiatan di sekolah.
"Seru, karena setiap ada kegiatan di sekolah kami pasti ikut meliput," kata Kenzie.
Menurutnya, kegiatan peliputan dilakukan dengan mewawancarai peserta kegiatan, orang tua murid, maupun guru, untuk mengetahui perasaan dan harapan mereka setelah mengikuti kegiatan.
Kenzie juga mengaku tidak merasa malu saat mewawancarai orang tua murid, karena sejak kecil sudah dilatih percaya diri. Selain wawancara, ia juga sudah mulai menulis berita dari hasil peliputan.
"Setiap ada kegiatan, saya meliput lalu menuliskan beritanya. Dari situ saya jadi sedikit banyak paham tentang jurnalistik,"ujarnya.
Ia menilai ekstrakurikuler jurnalistik sangat bermanfaat untuk masa depan karena dapat melatih kemampuan berbicara di depan orang banyak dan membangun mental. Bahkan, Kenzie turut mengajak teman-temannya bergabung dengan menceritakan pengalaman seru selama mengikuti kegiatan jurnalistik.
"Jurnalistik itu seru dan berguna untuk masa depan, juga bisa melatih public speaking," tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....