Perkuat Literasi, Gubernur Resmikan Kantor Bahasa Babel
- 13 Apr 2026 11:30 WIB
- Sungailiat
Poin Utama
- Kanto bahasa Babel
RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani meresmikan Gedung Kantor Bahasa Babel di Kompleks Perkantoran Pemprov Babel, Senin 12 April 2026. Persemian itu ditandai dengan pengguntingan pita oleh Gubernur dan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen, Hafidz Mukshin.
Hidayat mengatakan, adanya gedung baru ini bagi masyarakat yang ingin berkomunikasi atau mendekat dengan literasi bahasa, pemerintah sudah menyiapkan sarana untuk kepentingan masyarakat baik itu pembaca atau semuanya yang penting memperkuatkan bahasa Indonesia.
“Bahasa daerah ada dan bahasa Indonesia diutamakan, bahasa daerah itu tidak hilang nah itu sudah ada kesejahteraan dulu diresarikan artinya kita sudah masuk 10 besar bahasa Indonesia ini 10 besar di UNESCO. Kenapa Jepang itu hebat karena dia bahasa Jepangnya dia yakin dengan leluhurnya bahwa Jepang itu mayoritas bahasanya bahasa Jepang artinya kita pengen begitu,” kata Hidayat.
Ia menegaskan, Perda di Babel terkait bahasa ini sudah ada yakni Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2024 tentang Pengembangan, Pembinaan, dan Perlindungan Bahasa dan Sastra Daerah.
“Perda-nya ya sudah lama ya, terima kasih lah kepada Pak Hafidz ini selama gedung ini. Bahasa bahasa kampung kita pakai bahasa Indonesia kita pakai, dua-duanya gandeng,” katanya.
| Baca juga: Pemprov Babel Permudah Wajib Pajak Bayar PKB |
Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen, Hafidz Mukshin mengatakan, atas nama Kementerian Pendidikan Dasar Menengah menyambut baik karena mendapatkan hibah dari Pemda Provinsi Bangka Belitung untuk pembangunan gedung tersebut.
“Kita bangun sehingga gedung ini menjadi upaya untuk menguatkan mengutamakan bahasa Indonesia sehingga saya minta rekan-rekan media gunakan utamakan bahasa Indonesia yang baik dan benar yang kedua kantor inilah juga punya tanggung jawab untuk melestarikan bahasa daerah khususnya di Bangka Belitung agar tidak punah,” kata Hafidz.
Ia juga mengajak seluruh lapisan untuk melestarikan bahasa daerah serta yang sangat penting adalah penguatan dan peningkatan literasi.
“Di Kantor Bahasa ini juga nanti akan memproduksi penerjemahan cerita anak dari bahasa daerah Bangka Belitung ke bahasa Indonesia di mana buku-bukunya akan menjadi penguat bagi literasi anak, agar mereka memiliki budaya baca yang baik,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....