Wisuda 69 Santri SMA: Bukti Pengabdian 6 Tahun Ponpes Bahrul Ulum
- 12 Apr 2026 14:14 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat – Sebanyak 69 santri SMA Pondok Pesantren Bahrul Ulum Kabupaten Bangka resmi diwisuda setelah menempuh pendidikan dan pengabdian selama enam tahun, Sabtu, 11 April 2026.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh haru, dihadiri oleh para pengasuh pesantren, dewan guru, wali santri, serta tamu undangan.
Ketua Yayasan Bahrul Ulum, Syaiful Zohri, mengapresiasi dedikasi para guru dan pengasuh yang telah mendidik santri dengan penuh kesabaran. Menurutnya, yudisium menjadi tanda berakhirnya masa pendidikan di pesantren dan saatnya para santri dikembalikan kepada orang tua.
"Dulu ananda sekalian kami terima di sini, hari ini kami kembalikan lagi. Semoga ilmu yang didapat bisa bermanfaat dan menjadi bekal hidup," ujar Syaiful.
Selain itu, pihak yayasan juga terus berkomitmen meningkatkan kualitas sarana dan prasarana demi kenyamanan belajar. Salah satu buktinya adalah renovasi asrama putra yang kini semakin layak huni.
Tidak hanya menerima, para santri juga memberikan kenang-kenangan. “Mereka mengumpulkan wakaf sebesar Rp 38 juta yang digunakan untuk pembangunan jalan conblok sepanjang 60 meter di lingkungan pesantren,” katanya.
| Baca juga: YPAC SLB Pangkalpinang Resmi Dibangun |
Sementara Staf Ahli Bupati Bangka, Boyandra, menegaskan bahwa Islamic Centre Sungailiat merupakan pusat pendidikan yang terbukti berkualitas dan melahirkan generasi unggul.9
"Alumni Islamic Centre banyak yang diterima di perguruan tinggi terkemuka. Masyarakat tidak perlu ragu menyekolahkan anaknya di sini," ucap Boy Yandra.
Sementara itu, Kepala SMA Plus Bahrul Ulum, Ustadzah Yuniarsih memaparkan bahwa dari 69 santri yang diluluskan, terdiri dari 15 putra dan 54 putri. Sebelum diwisuda, mereka telah melalui berbagai tahapan uji kompetensi, mulai dari rihlah, tes akademik, hingga munaqosah atau ujian kepesantrenan.
"Kita membekali mereka tidak hanya dengan ilmu agama, tetapi juga keterampilan yang bisa dipakai dalam kehidupan bermasyarakat," jelasnya.
Kepuasan orang tua juga terlihat jelas. H. Jamaludin menyampaikan terima kasih yang mendalam atas pengasuhan selama enam tahun.
"Enam tahun bukan waktu yang singkat. Kami sangat bangga dan berterima kasih atas didikan yang diberikan," ucapnya. (rel)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....