Pelaku UMKM di Sungailiat Tertekan Akan Kenaikan Harga Plastik

  • 07 Apr 2026 11:04 WIB
  •  Sungailiat
Poin Utama
  • Pelaku UMKM mengeluhkan kenaikan harga plastik karena dinilai berdampak pada meningkatnya biaya produksi.
  • Kenaikan harga membuat pelaku usaha berada dalam kondisi sulit antara menaikkan harga jual atau menanggung kerugian.
  • Pelaku UMKM berharap harga plastik dapat kembali stabil agar usaha dapat tetap berjalan di tengah kondisi daya beli masyarakat yang cenderung menurun pasca Lebaran.

RRI.CO.ID, Sungailiat - Kenaikan harga plastik menjadi tekanan sendiri bagi masyarakat khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sungailiat. Pelaku UMKM mulai mengeluhkan harga bahan kemasan tersebut karena dinilai berdampak pada meningkatnya biaya produksi.

Selain itu, kenaikan harga plastik membuat pelaku usaha harus menyesuaikan strategi agar tetap bertahan. Salah satu pelaku UMKM, Tama saat diwawancarai melalui Whatsapp mengatakan kenaikan harga membuat pelaku usaha berada dalam kondisi sulit antara menaikkan harga jual atau menanggung kerugian. Ia juga mengatakan saat ini terpaksa menaikkan harga produk UMKM yang dijualnya sekitar Rp5 ribu untuk pesanan pribadi.

"Kami bingung, naik sedikitpun pasti pelanggan komplain kalau ga lari, kalau ga naik harga jual ya boncos karna HPP jelas naik banyak dari segi plastik. Paling tidak harga snack UMKM kami naik Rp5 ribu untuk orderan pribadi dengan catatan sekali produksi juga jumlahnya harus banyak agar bagi HPP nya masih dapat," katanya kepada RRI pada Minggu, 5 April 2026.

Selain itu, Tama mengatakan sebelumnya plastik kemasan yang digunakan pada produknya dibanderol sekitar Rp36 ribu hingga Rp38 ribu, namun kini menyentuh harga Rp50 ribu hingga Rp52 ribu per pack.

Sementara itu, pelaku UMKM lainnya, Agus mengeluhkan harga kemasan plastik yang mengalami lonjakan sejak awal April. Ia juga mengaku tetap mempertahankan harga produk sambil memantau situasi untuk beberapa minggu kedepan.

"Ngeluh lah, kalau ga dinaikin harga produk berarti margin kami berkurang, kalau naikin harga produk juga kami bingung karna konsumen sensitif banget terhadap kenaikan harga produk. Tapi sementara ini kami ga naikin dulu harga produk, biarlah margin berkurang sambil pantau situasi beberapa minggu nanti," katanya.

Pelaku UMKM juga berharap harga plastik dapat kembali stabil agar usaha dapat tetap berjalan di tengah kondisi daya beli masyarakat yang cenderung menurun pasca Lebaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....