Desa, Benteng Terakhir Pertahanan Ekonomi dan Sosial
- 07 Apr 2026 10:08 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Tanjungpandan - Desa merupakan benteng terakhir pertahanan ekonomi dan sosial menuju Indonesia Emas 2045. Desa, tempat masyarakat untuk mengembangkan potensi lokal, dan menjaga tradisi serta budaya.
Sinyalemen itu menjadi alasan kuat bagi Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Bangka Belitung menetapkan 14 bidang kerja dalam langkah program strategis. Bidang kerja itu meliputi pendidikan dan pelatihan, organisasi, hubungan masyarakat, hukum dan HAM, ekonomi sosial, politik dan keamanan, budaya, a, pemberdayaan perempuan, koperasi dan UMKM, keagamaan, seni dan olahraga, serta media dan informasi.
Hal itu disampaikan Sekretaris ABPEDNAS Babel, Tajudin. Menurut dia bidang kerja itu terencana pada dokumen program kerja 2025–2030 yang telah disahkan. Program itu sekaligus merupakan peta jalan strategis yang dirancang secara komprehensif.
“Program kerja ini tidak hanya fokus pada penguatan internal organisasi, tetapi juga selaras dengan visi pembangunan nasional, termasuk swasembada pangan, reformasi birokrasi, dan pembangunan berbasis desa,” kata Tajudin.
Menurut Tajudin, program kerja strategis tersebut mencakup sejumlah pilar utama, di antaranya penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas aparatur desa, advokasi dan perlindungan hukum, serta pengembangan ekonomi kreatif dan kemitraan desa.
Ketika penandatanganan dokumen program kerja, Senin, 6 April 2026 di Tanjungpandan, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani mengatakan Pemerintah Provinsi Babel sangat mendukung penguatan peran desa sebagai ujung tombak pembangunan.
“Kemajuan daerah sangat ditentukan oleh kemajuan desa. Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan BPD harus terus diperkuat agar pembangunan berjalan efektif, transparan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Menurut Hidayat, ABPEDNAS bertujuan meningkatkan martabat BPD, menampung aspirasi, serta membantu tata kelola pemerintahan desa yang baik, transparan, dan akuntabel. BPD memiliki peran penting sebagai lembaga legislasi, pengawasan, dan penyalur aspirasi masyarakat desa.
" Saya bangga ABPEDNAS selalu mendukung saya. Ini lembaga kita bersama, mari kita besarkan Bangka Belitung,” ujar Gubernur Hidayat Arsani. (Rilis: Irnawati/Lisia/Biro Adpim Babel)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....