Gubernur Babel Kunjungi SMKN 2 Tanjungpandan, Tanggapi Keluhan Para Tenaga P

  • 06 Apr 2026 13:03 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani melakukan kunjungan kerja ke SMK Negeri 2 Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Senin (6/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, gubernur meninjau kondisi sekolah sekaligus mendengar langsung berbagai aspirasi dari tenaga pendidik.

Gubernur Hidayat Arsani menilai SMK Negeri 2 Tanjungpandan memiliki kualitas yang baik dengan lingkungan sekolah yang tertata dan nyaman.

“Alhamdulillah, sekolah ini terakreditasi A dan kondisinya sangat baik. Lingkungannya juga bagus. Mudah-mudahan bisa dipertahankan kualitasnya supaya tetap baik," kata Hidayat, Senin 6 April 2026.

Ia berharap SMK Negeri 2 Tanjungpandan mampu terus mencetak lulusan yang siap kerja dan memiliki kompetensi untuk mendukung pembangunan daerah.

"Kita harapkan sekolah ini bisa mencetak anak bangsa, menghasilkan lulusan SMK yang baik, siap, dan handal untuk kepentingan daerah," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, gubernur juga merespons keluhan seorang guru yang telah bertahun-tahun mengajar di Belitung, namun istrinya masih bertugas di Pangkalpinang. Gubernur menyebut akan segera menindaklanjuti persoalan tersebut dengan memfasilitasi pemindahan.

"Tadi ada keluhan dari seorang guru yang sudah tahunan mengajar di Belitung, sementara istrinya berada di Pangkalpinang. Besok akan kita pindahkan ke sini," ucapnya.

Menurut gubernur, kunjungan kerja ke lapangan menjadi cara pemerintah untuk melihat langsung kondisi riil dan memastikan kehadiran pemerintah dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.

Sementara itu, Guru Bahasa Indonesia SMK Negeri 2 Tanjungpandan, Yuliardi Rudian, mengaku bersyukur atas respons cepat yang diberikan gubernur terhadap keluhannya. Ia mengatakan telah menjalani hubungan jarak jauh dengan istrinya selama tiga tahun terakhir.

"Kalau pengajuannya memang sudah sembilan kali ngajuin pindah, sudah sembilan kali," kata Yuliardi.

Ia menjelaskan, awalnya istrinya mengambil formasi di SMK Negeri 1 Sijuk, namun pada tahun 2023 tiba-tiba mendapat SK penempatan baru di SMK Negeri 4 Pangkalpinang.

"Pada awalnya memang penempatannya itu di SMK Negeri 1 Sijuk. Tapi tahun 2023, saya bingung juga istri saya kenapa langsung dapat SK ke SMK Negeri 4 Pangkalpinang," ujarnya.

Yuliardi menyebut istrinya tidak memiliki jam mengajar di sekolah tempat ia bertugas saat ini, sehingga ia berharap pemindahan dapat segera terealisasi agar keluarganya bisa kembali berkumpul. Ia juga mengaku masih merasa gugup meski sudah mendapatkan solusi awal dari gubernur.

"Perasaan itu sampai saat ini masih deg-degan juga. Senang juga, karena memang pengen berkumpul lagi sama keluarga," ucapnya.

Ia berharap proses pemindahan istrinya dapat berjalan lancar sehingga keluarganya bisa kembali hidup bersama di Belitung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....