Bawaslu Belitung Awasi Ketat Pemutakhiran Data Pemilih
- 31 Mar 2026 10:16 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung – Bawaslu Kabupaten Belitung akan mengawasi ketat proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026, guna memastikan data pemilih tetap akurat, mutakhir, dan sesuai ketentuan.
Pengawasan tersebut dilakukan dalam Rapat Koordinasi Pra Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan I Tahun 2026 tingkat Kabupaten Belitung, yang digelar KPU Kabupaten Belitung, Senin 30 Maret 2026.
Ketua Bawaslu Kabupaten Belitung, Rezeki Aris Munazar, dalam rapat tersebut menyampaikan sejumlah catatan penting, khususnya terkait pemilih yang melakukan pindah memilih.
"Perlu disampaikan kembali kepada jajaran agar pemilih yang melakukan pindah memilih benar-benar terdata dengan baik, sehingga tidak terjadi kesalahan dalam pemberian surat suara," kata Aris, Selasa 31 Maret 2026.
Selain itu, Bawaslu juga menyoroti persoalan data ganda yang telah dinyatakan bersih. Menurutnya, perlu dilakukan pengecekan kembali untuk memastikan tidak ada potensi permasalahan yang tersisa.
"Data ganda yang sudah clear ini perlu dipastikan kembali apakah benar-benar sudah bersih atau masih terdapat potensi permasalahan," ujarnya.
Lebih lanjut, Bawaslu Belitung mendorong KPU agar dapat memanfaatkan data pemilih pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) sebagai basis awal. Data tersebut kemudian diselaraskan dengan data pemilih berkelanjutan yang akan ditetapkan melalui rapat pleno.
Sebagai bentuk komitmen pengawasan, Bawaslu Kabupaten Belitung menegaskan akan terus melakukan pengawasan melekat terhadap seluruh proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan yang masih berjalan.
Sementara itu, salah seorang warga Tanjungpandan, Rian, menyambut baik langkah pengawasan yang dilakukan Bawaslu. Menurutnya, pemutakhiran data pemilih harus benar-benar diperhatikan karena masih sering ditemukan warga yang sudah pindah domisili namun datanya belum berubah.
"Kalau seperti itu kan bisa menimbulkan masalah saat pemilihan. Jadi memang bagus kalau diawasi ketat, supaya datanya benar-benar sesuai dan tidak ada yang dirugikan," ujarnya.
Rian juga berharap masyarakat dilibatkan secara aktif untuk mengecek kembali namanya dalam daftar pemilih berkelanjutan, sehingga jika ada kekeliruan dapat segera dilaporkan.
Dengan pengawasan tersebut, diharapkan proses pemutakhiran data pemilih dapat berlangsung transparan, akurat, serta dapat dipertanggungjawabkan sesuai aturan yang berlaku.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....