Pengolahan Pupuk dan Sumur Bor Diserahkan untuk Warga Binaan
- 26 Mar 2026 16:03 WIB
- Sungailiat
Poin Utama
- Warga binaan Lapas Kelas II A Pangkalpinang
RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, meresmikan program pengolahan pupuk sekaligus menyerahkan bantuan sumur bor di Lapas Kelas IIA Tuatunu Pangkalpinang, Kamis 26 Maret 2026.
Gubernur Hidayat Arsani mengatakan, bahwa program pengolahan pupuk bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan strategi nyata membangun kemandirian.
“Di sinilah mereka belajar bekerja, membangun keterampilan, dan mempersiapkan masa depan. Kita ingin saat mereka kembali ke masyarakat, mereka tidak lagi bergantung, tetapi mampu berdiri di atas kaki sendiri,” kata Hidayat.
Fasilitas ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan mendasar akan air bersih di lingkungan lapas yang dihuni sekitar 800 warga binaan.
“Air adalah kebutuhan utama. Dengan terpenuhinya ini, kualitas hidup dan aktivitas warga binaan akan jauh lebih baik,” ujarnya.
Program pengolahan pupuk yang dijalankan turut menggandeng PLTU 3 Bangka dalam pemanfaatan limbah non-B3 menjadi produk bernilai guna. Kolaborasi ini menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah, lembaga pemasyarakatan, dan sektor industri.
Kepala Lapas Kelas IIA Pangkalpinang, Sugeng Indrawan, menyebut dukungan ini sebagai energi baru bagi penguatan program pembinaan.
“Ini bukan hanya bantuan, tetapi kepercayaan bahwa warga binaan mampu berubah dan berkarya,” kata Sugeng.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan penyerahan bantuan secara simbolis, yang kemudian ditutup dengan foto bersama sebagai simbol kebersamaan. (Rilis/Irnawati/deb).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....