Lakalantas Operasi Ketupat Menumbing 2026 Polda Babel Naik 4 Kasus
- 26 Mar 2026 13:09 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang – Angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi selama Operasi Ketupat Menumbing 2026 Polda Kepulauan Bangka Belitung mengalami peningkatan 4 kasus dari tahun sebelumnya.
Dijelaskan Kepala Biro Operasi Polda Bangka Belitung, Kombes Pol. Muh. Akbar Thamrin, data kepolisian menunjukkan adanya kenaikan jumlah kecelakaan dari 12 kejadian pada 2025 menjadi 16 kejadian pada 2026.
“Yang menjadi perhatian khusus adalah kenaikan angka korban meninggal dunia yang mencapai 4 orang,” ujarnya, Kamis, 26 Maret 2026.
Dari total 16 kejadian itu, diantaranya 4 orang meninggal dunia, 1 orang luka berat, dan 5 luka ringan, dengan kerugian materil turun sebesar Rp1,4 juta dibandingkan tahun lalu.
Akbar menyebutkan, pemicu utama kecelakaan-kecelakaan tersebut bukanlah kondisi infrastruktur, melainkan faktor manusia atau human error.
"Kondisi jalan dari Bangka Selatan sampai Belitung saya pantau lancar dan bagus. Kecelakaan yang terjadi, seperti kasus di Bangka Barat kemarin menuju Pangkalpinang, murni karena lepas kendali (loss control) akibat faktor kelelahan atau kelalaian pengendara," kata Akbar.
Namun secara umum situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing 2026 berjalan kondusif.
Sejumlah warga menilai peningkatan kasus tersebut menjadi alarm penting bagi pengendara untuk lebih berhati-hati di jalan. “Kalau angka kecelakaan naik, itu artinya kita semua harus lebih disiplin. Tidak boleh ngebut atau lengah, apalagi saat musim mudik atau libur panjang,” ujar seorang warga Pangkalpinang Viara.
Di sisi lain, masyarakat mendukung langkah Polda Babel yang terus mengintensifkan patroli dan penindakan supaya keselamatan tetap terjaga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....