Sempat Tertekan 2024, Pertumbuhan Ekonomi Bangka Melonjak 4,98% pada 2025
- 26 Mar 2026 11:40 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Kondisi perekonomian di Kabupaten Bangka menunjukkan tren perbaikan yang cukup signifikan, meskipun masih dihadapkan pada sejumlah tantangan, terutama pascagejolak tata kelola komoditas timah dalam beberapa tahun terakhir.
Dijelaskan Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bangka Srihapsari Murni, tahun 2024 lalu, pertumbuhan ekonomi Bangka sempat mengalami kontraksi hingga minus 0,4 persen, yang dipengaruhi ketidakstabilan sektor pertambangan timah sebagai salah satu penopang utama perekonomian daerah.
| Baca juga: UMKM Babel Sukses Ekspor Daun Ketapang |
Namun, memasuki tahun 2025, kondisi ekonomi mulai berangsur membaik. Pertumbuhan ekonomi tercatat kembali positif dan bahkan mencapai 4,98 persen. Angka ini menunjukkan adanya pemulihan yang cukup kuat setelah periode tekanan sebelumnya. “Harapan kita tahun 2026 bisa stabil meningkat lagi 3 hingga 4 persen pertumbuhan ekonomi,” ucap Srihapsari kepada RRI, Kamis, 26 Maret 2026.
Target ini dinilai realistis dengan mempertimbangkan kondisi global dan dinamika sektor unggulan daerah.
Di sisi lain, menurut Srihapsari, dengan kondisi global yang terjadi saat ini juga dikhawatirkan mengancam terjadinya gejolak seperti bahan bakar minyak, LPG yang tentu berpengaruh terhadap pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) akibat kenaikan harga sejumlah barang kebutuhan pokok. “Semoga pemerintah bisa mengambil langkah cepat sehingga tidak terlalu berdampak terhadap ekonomi masyarakat termasuk di Bangka ini,” kata dia.
Upaya penguatan ekonomi pun terus dilakukan, di antaranya melalui perbaikan tata kelola sektor pertambangan, peningkatan sektor perdagangan dan UMKM, serta mendorong diversifikasi ekonomi agar tidak terlalu bergantung pada satu komoditas saja. Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan perekonomian Kabupaten Bangka dapat terus tumbuh secara berkelanjutan dan lebih tahan terhadap berbagai gejolak di masa mendatang.
“Kita doakan saja, semoga ekonomi masyarakat bisa tumbuh, kita lihat sekarang sudah mulai membaik lah,” kata Bupati Bangka Fery Insani.
Selain pertambangan, menurut Fery, Kabupaten Bangka juga bergantung dengan perkebunan sawit dan jenis pertanian lain yang diharapkan bisa menopang ekonomi daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....