Bangka Batal Ikuti Verifikasi Program Pengelohan Sampah dari Kemendagri

  • 25 Mar 2026 08:33 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Pemerintah daerah Kabupaten Bangka batal mengikuti verifikasi tahap pertama program pengelolaan sampah yang diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri melalui skema Local Service Delivery Improvement Project (LSDP). Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan dan kesiapan lahan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka Ismir Rahmaddinianto menuturkan, hingga saat ini lokasi yang akan dijadikan sebagai bagian dari program tersebut belum memenuhi syarat. Beberapa persoalan yang muncul di antaranya status kepemilikan lahan, dan belum adanya desain tata ruang.

“Kita masuk dalam nominasi, pertama harus ada surat sertifikat tanah, oleh pembangunan minimal 2 hektar, harus jauh dari pemukiman warga, memiliki bufferzone, dengan waktu yang mepet kemarin, kita belum bisa memenuhi syarat tersebut,” kata Ismir kepada RRI, Rabu, 25 Maret 2026.

Untuk itu menurut Ismir, pihaknya sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti verifikasi tahap kedua.

“Belum tau waktunya kapan, yang pasti saya sudah masuk dalam grup WhatsApp daerah yang menjadi nominasi sebagai pilot project program LSDP Kemendagri itu,” ujarnya.

Dari 45 daerah di Indonesia yang dipilih menjadi pilot project program LSDP akan dikerucut menjadi 30 daerah.

Program LSDP sampah yang digagas Kementerian Dalam Negeri bertujuan mendorong peningkatan sistem pengelolaan sampah daerah agar lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Verifikasi tahap pertama menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan daerah, baik dari sisi infrastruktur maupun regulasi.

Namun, Kabupaten Bangka belum dapat memenuhi kriteria tersebut pada tahap awal. Pemerintah daerah menyebutkan bahwa proses penentuan lahan yang representatif masih membutuhkan waktu, termasuk koordinasi lintas sektor dan sosialisasi kepada masyarakat.

Meski demikian, pemerintah daerah memastikan komitmennya untuk tetap mengikuti program tersebut pada tahap selanjutnya. Sejumlah langkah percepatan tengah dilakukan, seperti inventarisasi lahan alternatif, penyesuaian kebijakan daerah, serta peningkatan koordinasi dengan pemerintah pusat.

Warga Sungailiat Andi mendukung Kabupaten Bangka mengikuti program LSDP. “Kalau kita lihat, petugas kebersihan sudah siap dengan pengelolaan sampah, tinggal masyarakatnya ini yang mau atau enggaknya,” ujar Andi.

Kendati demikian, dia optimis, dengan kerja keras yang sudah dilakukan pemda dapat membuahkan hasil yang maksimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....