Dinpanpertan Bangka Pastikan Stok Ayam Aman untuk Kebutuhan Masyarakat

  • 09 Mar 2026 14:25 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Dinas Pangan dan Pertanian (Dinpanpertan) Kabupaten Bangka memastikan ketersediaan stok ayam di wilayah Kabupaten Bangka masih dalam kondisi aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kepastian tersebut disampaikan setelah pihak dinas melakukan pemantauan di kandang peternak ayam yang ada di Kabupaten Bangka.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka Syarli Nopriansyah mengatakan, kebutuhan ayam masyarakat sejauh ini masih dapat terpenuhi dengan baik. Bahkan, pasokan dari peternak lokal maupun dari luar daerah terus masuk untuk menjaga stabilitas ketersediaan di pasaran.

"Secara kandang, Kabupaten Bangka cukup, setiap hari ada stok telur dan ayam. Hari Minggu kemarin telur ayam banyak, daging ayam 17 ton," kata Syarli, Senin, 9 Maret 2026.

Diakui Syarli, pihaknya rutin memantau ke produsen persediaan ayam.

Ia menjelaskan, sebagian pasokan ayam memang berasal dari luar daerah, seperti dari Lampung, untuk membantu memenuhi kebutuhan pasar di Kabupaten Bangka. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kekurangan pasokan, terutama saat permintaan meningkat.

Selain itu, pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan para distributor dan pedagang untuk memastikan distribusi berjalan lancar serta harga tetap stabil di pasaran.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar tidak khawatir terhadap ketersediaan bahan pangan, khususnya ayam, karena pasokan dipastikan masih mencukupi.

Dengan kondisi stok yang masih aman, diharapkan kebutuhan konsumsi masyarakat dapat terus terpenuhi tanpa kendala, serta aktivitas perdagangan di pasar tetap berjalan normal.

"Banyak sih ayam di pasar, cuma harganya yang kadang naik turun, pernah sampai Rp50 ribu per kilogram," kata pembeli Nur.

Dia berharap, dengan kecukupan persediaan barang pangan, terutama ayam potong juga diseimbangkan dengan harga sehingga tidak mahal dan memberatkan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....