Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Aman hingga Idulfitri
- 07 Mar 2026 21:40 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang - PT Pertamina memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah Pulau Bangka dalam kondisi aman hingga perayaan Idulfitri mendatang.
Terminal Manager Pangkal Balam, Tri Awan mengatakan telah menyiapkan langkah antisipasi guna menjaga kelancaran distribusi energi kepada masyarakat, terutama selama bulan Ramadan dan lebaran.
“Kami pastikan hingga Lebaran stok BBM dan LPG aman. Kami juga berkomitmen kepada masyarakat bahwa produk BBM dan LPG akan selalu tersedia,” kata Tri Awan dalam laporan yang diterima RRI, Sabtu, 7 Maret 2026.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak panik dalam membeli BBM maupun LPG, karena pasokan terus berjalan sesuai siklus distribusi yang telah diatur.
“Mohon bantuannya untuk menyampaikan kepada masyarakat agar tidak panik. Jika masyarakat panik, seolah-olah minyak tidak ada, padahal stok sebenarnya tersedia,” ujarnya.
Selain itu, Pertamina juga telah menyiapkan tambahan pasokan atau extra dropping untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi selama Ramadan dan Idulfitri.
“Ada penambahan pasokan BBM dan LPG sekitar 25 persen dari jumlah normal. Penambahan ini sudah berdasarkan perhitungan dan kami pastikan jumlahnya tersedia,” katanya.
Ia menyebutkan, dalam kondisi normal kebutuhan produk gasoline di wilayah tersebut berkisar 800 hingga 900 kiloliter (KL) per hari.
Dengan adanya penambahan pasokan tersebut, Pertamina memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan serta merayakan Idulfitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan energi.
“Kebutuhan masyarakat termasuk extra dropping sudah kami siapkan, sehingga masyarakat dapat beribadah dan merayakan Idulfitri dengan tenang,” kata dia.
Bupati Bangka Fery Insani meminta masyarakat tenang dan tidak panik terhadap ketersediaan BBM.
"Serahkan semua kepada pemerintah. Sejauh ini pasokan BBM ke Pulau Bangka lancar, jadi tidak boleh membeli secara berlebihan," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....