Pengawasan Takjil Ramadan, Dinkes Bangka Kedepankan Edukasi
- 04 Mar 2026 04:44 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat – Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka menggencarkan pengawasan dan uji sampel takjil selama Ramadan 1447 Hijriah.
Hal tersebut disampaikan Jabatan Fungsional (Jabfung) Sanitarian Ahli Sub Koordinator Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, Susi Marwan, dalam program Opini Publik Pro 1 RRI Sungailiat.
" Langkah ini dilakukan untuk memastikan pangan yang dijual kepada masyarakat aman, sehat, dan terbebas dari bahan berbahaya,"ujarnya.
Susi menjelaskan, pengawasan pangan merupakan tugas rutin Dinas Kesehatan, khususnya pada Seksi Penyehatan Lingkungan. Namun selama Ramadan, pengawasan diperketat karena banyak pedagang musiman yang belum memiliki pelatihan keamanan pangan siap saji.
“Di luar Ramadan kita rutin ke rumah makan, restoran, dan warung nasi. Tapi saat Ramadan banyak pedagang baru bermunculan, sehingga perlu pengawasan lebih intens. Kita lakukan uji petik sampel dan edukasi langsung di lapangan,” jelasnya.
Khusus kegiatan Emas Ramadan Fair yang dikoordinasikan Pemerintah Kabupaten Bangka, pengawasan dijadwalkan setiap Kamis dengan melibatkan tiga Puskesmas, yakni Puskesmas Kenanga, Puskesmas Sungailiat, dan Puskesmas Pemali, bersama Dinas Kesehatan.
"Dalam dua pekan pelaksanaan, tim telah mengambil 15 sampel pangan. Pada pekan pertama, delapan sampel diperiksa, dan pekan kedua tujuh sampel berbeda. Hasilnya, seluruh sampel dinyatakan aman dari indikasi bahan berbahaya seperti formalin maupun zat pengenyal yang dilarang,"jelasnya.
Dinas Kesehatan menggunakan sanitarian kit untuk tes cepat mendeteksi kandungan bahan kimia berbahaya atau cemaran bakteri. Sementara pengujian oleh Balai POM dilakukan melalui pemeriksaan laboratorium.
Salah satu pendengar Pro 1 RRI Sungailiat, Julia di Sungailiat, menanyakan apakah pengawasan dilakukan secara mendadak agar hasilnya objektif.
Menanggapi hal itu, Susi menegaskan jadwal pengawasan tidak diinformasikan kepada pedagang.
“Kami tidak mengumumkan jadwal ke pedagang. Jadi tetap terjadwal secara internal, tetapi tidak diberitahukan,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....