Peringatan Magha Puja 2570 BE di SMPN 4 Sungailiat

  • 03 Mar 2026 13:44 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat – SMP Negeri 4 Sungailiat mengelar Dialog Interaktif dengan tema “Ovada Patimokha Teladan Harmoni di Era Digitalisasi” dalam rangka peringatan hari raya Magha Puja ke 2570 Buddhis Era / 2026 Masehi, Selasa, 3 Maret 2026, di ruang belajar Pendidikan Agama Buddha SMP Negeri 4 Sungailiat.

Guru Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti SMP Negeri 4 Sungailiat Yatinem, S.Ag melaporkan kegiatan ini diikuti oleh seluruh murid-murid yang beragama Buddha kelas 7 dan 8 yang berjumlah 76 orang.

Adapun tujuan digelarnya dialog interaktif ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran moral menjaga pikiran, ucapan dan perbuatan jasmani di era digital.

“Selain itu, mengembangkan sikap toleransi dan harmoni, serta melatih kemampuan perpikir kritis dan reflektif dalam menghadapi permasalahan nyata, seperti cyber bullying, penyebaran hoaks, dan ujaran kebencian,” jelas Yatinem.

Sementara Kepala SMP Negeri 4 Sungailiat Masrina Rulita, S.Pd.Bio menyampaikan kegiatan ini sangat menginspirasi dengan kondisi yang sedang dihadapi generasi muda di era digitalisasi ini.

Tantangan terbesar, yaitu bijak dalam penggunaan gadget (HP) bagi pelajar. Bijak menggunakan gadget berarti mengendalikan teknologi agar tetap produktif dan sehat, bukan dikendalikan olehnya.

“Kuncinya adalah adalah membatasi waktu belajar, menyaring konten yang berkualitas, menjaga etika sosial, dan memastikan adanya aktivitas fisik, tujuannya agar kesehatan mental dan fisik terjaga dan terhindar dari kecanduan, dan tetap focus,” ujar Masrina Rulita.

Narasumber kegiatan dialog interaktif ini yakni Kepala SD Negeri 23 Sungailiat Tunar, S.Ag yang menyampaikan materi yang intinya Magha Puja memperingati 4 peristiwa penting (Caturangasannipata), yaitu berkumpulnya 1250 bhikhu tanpa diundang, 1250 bhikkhu telah mencapai tingkat kesucian Arahat, semua bhikhu arahat tersebut ditahbiskan langsung oleh Buddha, Buddha menyampaikan Ovada Patimokha (jangan berbuat jahat, tambahlah kebajikan, sucikan batin dan pikiran).

Dalam meneladani isi Ovada Patimokha sebagai remaja Buddhis bisa bersikap bijak di era digitalisasi, misalnya bijak dalam bermedia sosial (berpikir sebelum memposting, menghindari komentar yang kasar, tidak menyebarkan hoaks, dan lainnya) dan menggunakan media sosial untuk inspirasi dan edukasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....