Satgas TMMD Kodim 0432/Basel Rampungkan Pembangunan Rumah Layak Huni

  • 02 Mar 2026 20:20 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Basel - Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0432/Basel berhasil merampungkan pembangunan rumah layak huni bagi warga di wilayah Desa Penutuk Kecamatan Pulau Lepar Kabupaten Bangka Selatan.

Program yang merupakan bagian dari kegiatan TMMD tersebut menjadi wujud nyata kepedulian TNI membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam penyediaan hunian yang aman dan nyaman.

Komandan Satgas TMMD Kodim 0432/ Basel Letkol Inf. Agus Wicaksono menegaskan, program rehabilitasi TMMD bukan hanya membangun jalan, tetapi juga membangun kemanunggalan TNI-Rakyat.

"Kami ingin memastikan kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya secara langsung, salah satunya melalui hunian yang layak bagi warga kurang mampu," kata Agus Wicaksono, Senin, 2 Maret 2026.

Menurut dia, dengan pembangunan rumah layak huni yang selesai tepat waktu, diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup bagi penerima manfaat.

Proses pembangunan dilakukan secara gotong royong antara personel TNI dan warga. Mulai dari tahap awal pembongkaran rumah lama hingga proses pembangunan kembali, seluruhnya dikerjakan dengan penuh semangat kebersamaan.

Program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, termasuk perbaikan rumah tidak layak huni menjadi layak huni.

Sementara itu, penerima bantuan Iwan mengaku bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Satgas TMMD Kodim 0432/Basel. Rumah yang sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan kini telah berdiri kokoh dan lebih layak ditempati bersama keluarga.

"Alhamdulillah, saya tidak pernah menyangka rumah saya akan diperbaiki menjadi sebagus ini. Terima kasih TNI, terima kasih Satgas TMMD, kehadiran TNI sangat membantu kami rakyat kecil," ujar Iwan.

Pengerjaan rumah yang dilakukan oleh personel Satgas TMMD bersama warga setempat selama kurun waktu 21 hari + tahap persiapan 7 hari tersebut, mengubah rumah yang sebelumnya berdinding papan rapuh dan atap bocor menjadi bangunan semi permanen yang kokoh, sehat, dan nyaman. (Release)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....