Rehabilitasi Jadi Solusi Penanganan Penyalahgunaan Narkotika
- 02 Mar 2026 11:29 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID., Sungailiat - Pendekatan rehabilitatif penting dikedepankan dalam penanganan penyalahgunaan narkotika.
“Rehabilitasi itu bukan seperti dipenjara. Itu adalah proses pengobatan agar seseorang bisa kembali produktif dan berfungsi sosial di masyarakat," jelas Pengolah Data dan Informasi BNN Kabupaten Bangka, Anin Naftul Fatimah dalam dialog interaktif Sanksi di Pro 1 RRI Sungailiat.
Ia juga memaparkan data asesmen di Kabupaten Bangka, dimana pada 2023 tercatat 11 klien yang menjalani TAT, sementara 2024 sebanyak tujuh orang, dan 2025 masih dalam tahap awal pelaksanaan.
Menurutnya, sosialisasi tentang TAT terus dilakukan dalam setiap kegiatan BNN, meski mekanisme pengajuan tetap berada dalam ranah hukum.
Salah seorang pendengar, Sela di Pangkalpinang, melalui pesan WhatsApp menanyakan peran pengolah data dan informasi dalam mendukung kerja TAT serta tantangan yang dihadapi.
Menanggapi hal tersebut, Anin menjelaskan perannya sebagai sekretariat TAT mencakup penerimaan dan verifikasi permohonan, koordinasi dengan tim medis dari Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta tim hukum dari Kejaksaan Negeri Bangka, hingga penyusunan surat rekomendasi.
“Kami memastikan administrasi lengkap dan layak sebelum dilaporkan ke ketua tim. Tantangannya lebih pada koordinasi waktu dan kelengkapan berkas karena batas waktu pengajuan cukup ketat,” ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....