Imlek di Bangka, Simbol Kerukunan dan Kebersamaan

  • 17 Feb 2026 11:55 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Tradisi Imlek yang digelar masyarakat Tionghoa di Kabupaten Bangka menjadi simbol kerukunan dan kebersamaan kehidupan antar umat beragama.

Perayaan budaya yang telah diwariskan turun-temurun ini tidak hanya menjadi wujud penghormatan kepada leluhur, tetapi juga simbol kerukunan dan persatuan masyarakat di Negeri Serumpun Sebalai.

Menariknya, perayaan Imlek di Bangka tidak hanya dihadiri oleh warga Tionghoa, tapi juga tokoh masyarakat dan pemuka agama dari Islam, Kristen, Katolik, Buddha turut hadir memberikan dukungan. Kehadiran mereka menjadi cerminan eratnya hubungan antarumat beragama di Bangka.

“Di Bangka ini kita kenal dengan Tongin Fatngin Jitjong, yang artinya kawan – kawan dari Tiongkok, dari Cina,” Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bangka Husin Djais mengatakan

Imlek ini merupakan tradisi budaya yang mengajarkan nilai hormat, syukur, dan kebersamaan. “Kami ingin Kongian menjadi ruang silaturahmi bagi seluruh masyarakat, tanpa memandang latar belakang agama maupun suku,” ujarnya.

Perayaan Imlek atau kongian warga Tionghoa di Bangka, dirayakan dengan adanya sajian kuliner, menu makanan khas lebaran layaknya warga muslim sehingga membuka tamu untuk berkunjung dari semua kalangan masyarakat.

“Kita inginkan agar kebudayaan yang ada di Kabupaten Bangka, yang dikenal dengan tongin fatngin jitjong bisa terus bertahan selamanya,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Rismy Wiramadonna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....