Cegah Serangan Buaya dengan Hindari Aktivitas di Sekitar Habitat

  • 13 Feb 2026 22:15 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Peristiwa serangan buaya di Bangka Belitung, menyasar warga yang sedang beraktivitas di sekitar sungai dan bekas galian tambang atau yang disebut kolong. Berbagai aktivitas yang dilakukan diantaranya adalah menangkap ikan, hingga mandi.

Manajer Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Alobi Foundation, Endy R. Yusuf mengatakan, serangan dapat dihindari dengan mengenali kondisi alam sekitar, yang merupakan habitat buaya muara.

"Buaya akan membuat gundukan di daratan. Nah, itu Masyarakat harus berhati-hati, harus menghindari tempat itu karena ketika ada sarangnya biasanya ada indukan atau buaya betina, yang juga terdapat buaya jantan yang menjaganya," jelas Endy, saat dihubungi Pro 1 RRI Sungailiat, dalam program 'Opini Publik', Jumat, 13 Februari 2026.

Lebih lanjut, masyarakat harus menghindari aktivitas ketika di suatu daerah sudah pernah terlihat buaya, atau pernah terjadi serangan buaya.

"Masyarakat harus lebih mengetahui ketika di satu daerah itu memang sudah tahu ada buayanya," kata Endy.

Sementara menurut Zulfaizar, warga Bangka Belitung dalam partisipasinya membenarkan bahwa kawasan perairan di bumi Serumpun Sebalai merupakan habitat asli reptil besar tersebut.

"Saya pernah menyebrangi kolong dengan cara berenang dan ada buaya yang sempat saya duga kayu, dan menurut warga benar ada buaya," kata Zulfaizar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....