Gelombang Tinggi, Satpolair Imbau Nelayan Pangkalpinang Tunda Melaut

  • 09 Feb 2026 20:23 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang: Kondisi cuaca ekstrem yang disertai angin kencang masih terjadi di wilayah perairan Pangkalpinang dalam beberapa pekan terakhir. Situasi tersebut berdampak pada meningkatnya tinggi gelombang laut yang dinilai berisiko terhadap aktivitas pelayaran serta keselamatan para nelayan.

Menanggapi kondisi tersebut, Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polresta Pangkalpinang mengimbau masyarakat pesisir, khususnya nelayan, untuk sementara waktu menunda aktivitas melaut hingga kondisi cuaca kembali stabil dan aman.

“Beberapa hari terakhir kondisi angin kencang dan gelombang tinggi masih terjadi di perairan Pangkalpinang. Situasi ini cukup berbahaya, sehingga kami mengimbau nelayan agar tidak memaksakan diri melaut sampai cuaca kembali aman,” ujar, Kasat Polair Polresta Pangkalpinang, AKP Irwan, Senin 9 Februari 2026.

Berdasarkan informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi sepanjang Februari. Ketinggian gelombang laut diperkirakan dapat mencapai sekitar dua meter, yang dinilai memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan di laut.

AKP Irwan menegaskan, bagi nelayan yang dalam kondisi tertentu harus tetap melaut, agar senantiasa mengutamakan faktor keselamatan. Nelayan diminta memastikan kelengkapan alat keselamatan diri serta kesiapan armada sebelum berangkat.

“Jika memang terpaksa melaut, pastikan menggunakan jaket pelampung, periksa kondisi kapal agar laik laut, dan selalu memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ucapnya.

Selain itu, Sat Polair Polresta Pangkalpinang juga mengimbau masyarakat pesisir agar segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi situasi darurat atau kejadian yang membahayakan di laut, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

“Apabila terjadi keadaan darurat di laut, segera hubungi Sat Polair atau unsur maritim terdekat agar upaya penyelamatan dapat segera dilakukan,” tambah AKP Irwan.

Dalam upaya menjaga keselamatan pelayaran, Sat Polair Polresta Pangkalpinang juga terus menjalin koordinasi dengan pihak kesyahbandaran. 

Sementara itu, BMKG memperkirakan potensi hujan di wilayah Kepulauan Bangka Belitung masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. 

Prakirawan BMKG, Slamet Supriyadi, mengatakan untuk sektor kelautan, kondisi perairan Bangka Belitung saat ini masih relatif aman. Namun, masyarakat pesisir dan nelayan tetap diminta meningkatkan kewaspadaan.

“Ketika hujan, umumnya gelombang laut cenderung lebih tinggi dibandingkan saat cuaca cerah. Jadi tetap perlu waspada, meskipun secara umum masih normal,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....