Pelestarian Nilai Adat Pernikahan Batak di Tengah Modernisasi

  • 08 Feb 2026 16:53 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Masyarakat Batak di Bangka Belitung hingga kini masih menjaga tradisi pernikahan adat sebagai bagian penting dari identitas budaya, meski hidup di tengah arus modernisasi. 

Hal tersebut terungkap pada acara etnis nusantara 'Babel Nauli' PRO 4 RRI Sungailiat, yang diasuh Eda Pita, Senin, 2 Februari 2026 malam.

Pernikahan adat Batak dikenal sarat makna, mulai dari prosesi marhata sinamot, martumpol, hingga pemberian ulos sebagai simbol restu dan kasih sayang keluarga. Tradisi ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga sarana mempererat hubungan kekerabatan.

Salah seorang pendengar, PRO 4 RRI Sungailiat, Opung Pasaribu, menyampaikan bahwa pernikahan adat Batak tetap relevan dijalankan meskipun tinggal di perantauan. Menurutnya, adat mengajarkan nilai saling menghormati antar keluarga dan memperkuat jati diri generasi muda. "Ujar Opung Pasaribu.

Sementara itu, pendengar lainnya, Niko, menambahkan bahwa tantangan saat ini adalah menyesuaikan adat dengan kondisi zaman tanpa menghilangkan esensinya. Ia berharap generasi muda Batak tetap mengenal dan mencintai adat pernikahan sebagai warisan budaya yang berharga. "Ujar Niko.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....