Enam Korban Laka Tambang Pemali Telah Dipulangkan
- 06 Feb 2026 09:15 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Bangka - Enam korban laka tambang di kawasan tambang, Pemali Kabupaten Bangka yang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sudah dipulangkan ke daerah asal korban di Pandeglang, Provinsi Banten.
Bupati Bangka Fery Insani, menyampaikan duka mendalam atas musibah kecelakaan tambang yang terjadi di kawasan tambang Pemali, dan dirinya telah berkomunikasi dengan Bupati Pandeglang untuk menyampaikan bela sungkawa atas peristiwa tersebut.
“Saya juga sudah telpon sama Ibu Bupati Pandeglang, saya menyampaikan bela sungkawa. Ini para pekerja yang bekerja di kita. Para penambang memang harus ada izin, tidak boleh sembarangan. Seperti inilah ancaman kejadiannya jika aktivitas pertambangan dilakukan secara ilegal,” ujar Fery kepada RRI, Jumat 6 Februari 2026.
Ia menegaskan bahwa aktivitas pertambangan harus dilakukan sesuai dengan ketentuan perizinan yang berlaku demi keselamatan para pekerja. Menurutnya, kejadian ini menjadi pelajaran penting agar praktik penambangan ilegal tidak kembali terjadi.
Sementara itu, proses pencarian masih terus dilakukan terhadap satu korban lainnya atas nama Soleh yang diketahui berusia 34 tahun dan berasal dari Pandeglang, yang hingga kini belum ditemukan. Tim gabungan dari berbagai unsur masih berjibaku di lokasi kejadian dengan harapan korban terakhir dapat segera ditemukan.
Pemerintah Kabupaten Bangka, lanjut Fery, turut memantau perkembangan pencarian dan berharap keluarga korban diberikan ketabahan atas musibah yang terjadi.
“Kami terus memaksimalkan pencarian satu korban yang belum ditemukan, hingga hari kelima hari ini, Jumat 6 Februari 2026,” ucap Kepala Basarnas Babel Mikel Rachman Junika.
Mengingat kondisi kontur tanah yang berpotensi terjadinya longsor di kawasan tambang, diakui Mikel, pencarian dioptimalkan menggunakan 3 eskavator.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....