LPP RRI Sungailiat Gandeng BNNK Bangka Perangi Narkoba

  • 04 Feb 2026 09:19 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat: Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Sungailiat resmi menjalin kerja sama strategis dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bangka dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui program siaran dialog.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026, yang menandai peluncuran program bertajuk "SANKSI" (Siaran Dialog Suara Anti Narkoba, Korupsi, dan Judi).

Kepala LPP RRI Sungailiat, Ruli Prasetya Hadi, S.T., M.M., menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud nyata peran RRI sebagai media edukasi publik yang berintegritas.

"RRI berkomitmen penuh menyediakan ruang bagi lembaga negara seperti BNN untuk memberikan informasi akurat kepada masyarakat. Melalui program 'SANKSI', kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan edukasi yang benar mengenai bahaya laten narkoba langsung dari sumbernya," ujar Ruli.

Senada dengan hal tersebut, Kepala BNN Kabupaten Bangka, Hariyansyah, S.T., menekankan pentingnya pemanfaatan media penyiaran untuk memperluas jangkauan edukasi pencegahan.

"Sinergi ini sangat vital. Kami memerlukan saluran komunikasi yang luas untuk membangun kesadaran masyarakat tentang aspek kesehatan, sosial, hingga hukum terkait narkoba. Harapannya, generasi muda kita semakin berintegritas dan berkarakter bersih dari narkoba," tegas Hariyansyah.

Program "SANKSI" dijadwalkan mengudara setiap hari Rabu pukul 10.00 hingga 10.15 WIB melalui frekuensi Pro 1 FM 96,4 MHz.

Monika, selaku Staf Layanan dan Pengembangan Usaha (LPU) RRI Sungailiat, menjelaskan bahwa kerja sama ini didasarkan pada prinsip saling memberi manfaat bagi kedua belah pihak. Ia menekankan bahwa aspek administrasi dan monitoring akan dilakukan secara berkala.

"Sesuai kesepakatan, kami di LPU akan memastikan proses monitoring dan evaluasi berjalan minimal satu kali setahun agar hasil siaran ini menjadi bahan masukan yang efektif untuk perencanaan program ke depan," jelas Monika.

Sementara itu, Jessica selaku Staf Penyiaran RRI Sungailiat, menambahkan bahwa persiapan teknis di ruang siar telah dimatangkan.

 "Kami telah menyiapkan slot khusus di Pro 1 agar informasi dari narasumber BNNK Bangka dapat tersampaikan dengan jernih, baik melalui dialog langsung di studio maupun lewat sambungan telepon. Materi dan narasumber akan dikoordinasikan secara intensif melalui narahubung yang telah ditunjuk," ungkap Jessica.

Kerja sama ini berlaku selama satu tahun ke depan dengan harapan dapat memperkuat sinergi antara RRI sebagai media publik dan BNN sebagai lembaga negara dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkoba, korupsi, dan perjudian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....