UMKM Berbasis Tradisi Dinilai jadi Penggerak Ekonomi Lokal

  • 03 Feb 2026 20:35 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis tradisi dinilai memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan budaya lokal.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang, Susi Erawati, dalam dialog interaktif UMKM Bicara bertema “Merawat Tradisi, Menumbuhkan Ekonomi Masyarakat” yang disiarkan melalui Pro 1 RRI Sungailiat, Senin 2 Februari 2026.

Menurut Susi, produk UMKM yang berangkat dari kearifan lokal seperti kuliner tradisional, kriya, dan produk kreatif memiliki daya saing kuat jika dikelola secara inovatif dan berkelanjutan. Selain memberikan nilai tambah ekonomi, UMKM berbasis tradisi juga berfungsi sebagai media pelestarian budaya di tengah arus modernisasi.

Ia menambahkan, dukungan terhadap UMKM perlu diarahkan tidak hanya pada aspek produksi, tetapi juga pada peningkatan kualitas, kemasan, serta pemanfaatan platform digital agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Dialog yang dipandu Presenter Harris tersebut juga menyoroti tantangan yang dihadapi pelaku UMKM, mulai dari keterbatasan akses permodalan hingga konsistensi menjaga nilai tradisi dalam produk yang terus berkembang mengikuti selera pasar.

Melalui ruang diskusi ini, diharapkan pelaku UMKM semakin percaya diri mengangkat potensi lokal sebagai kekuatan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Sementara itu, Romlan menilai produk-produk yang mengangkat kearifan lokal memiliki ciri khas dan nilai jual tersendiri, serta mampu membuka lapangan usaha bagi masyarakat. 

"Kota berharap, pembinaan berkelanjutan, terutama dalam hal pemasaran dan kemasan, terus ditingkatkan agar UMKM berbasis tradisi dapat bersaing dan berkembang secara berkelanjutan," ujarnya.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....