Asal Usul Kue Keranjang dalam Tradisi Imlek
- 02 Feb 2026 12:34 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Kue keranjang dikenal sebagai salah satu hidangan khas yang selalu hadir dalam perayaan Tahun Baru Imlek. Kue ini memiliki sejarah panjang dan berkaitan dengan tradisi masyarakat Tionghoa yang diwariskan secara turun-temurun.
Dalam sejarahnya, kue keranjang atau nian gao dibuat sebagai simbol harapan akan peningkatan kehidupan dari tahun ke tahun. Penyebutannya berkaitan dengan makna “tahun yang lebih tinggi atau lebih baik,” sehingga kue ini kemudian menjadi bagian penting dalam perayaan Imlek.
| Baca juga: Warga Rebu Sambut Imlek Penuh Kebersamaan |
Yulia, warga Tionghoa di Sungailiat, mengatakan kue keranjang sejak dulu dikenal sebagai kue khas yang selalu disiapkan saat menyambut tahun baru. Menurutnya, tradisi ini sudah dijalankan oleh generasi sebelumnya.
“Kue keranjang itu dari dulu memang sudah jadi bagian dari tradisi Imlek dan selalu ada setiap tahun,” ujar Yulia dalam acara Begaya di Pro4 RRI Sungailiat, Senin, 2 Februari 2026.
| Baca juga: Sejarah Bajigur, Minuman Khas Jawa Barat |
Sementara itu, Fendi, warga Tionghoa lainnya, mengatakan asal usul kue keranjang berkaitan dengan simbol harapan dan doa untuk kehidupan yang lebih baik. Ia menilai kue ini bukan sekadar makanan, tetapi juga bagian dari tradisi budaya.
“Kue keranjang itu bukan cuma kue, tapi punya makna sejarah dan harapan untuk tahun yang baru,” ujar Fendi.
Asal usul kue keranjang menunjukkan bagaimana sebuah makanan dapat menjadi bagian penting dari tradisi dan terus dipertahankan dalam perayaan Imlek hingga kini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....