Jelang Ramadan-Lebaran, Polda Babel Gelar Operasi Keselamatan

  • 02 Feb 2026 08:53 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Polda Babel) resmi memulai Operasi Keselamatan Menumbing (OKM) 2026 ditandai dengan apel gelar pasukan di Mapolda Babel, Senin2 Februari 2026.

Operasi ini mengusung tema "Terwujudnya Kamseltibcar yang Aman, Nyaman, dan Selamat menjelang Operasi Ketupat Menumbing 2026,”.

Wakapolda Babel, Brigjen Pol Murry Miranda, mengatakan,  operasi ini akan lebih mengedepankan tindakan preventif dan bantuan langsung kepada masyarakat. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pihaknya menerapkan pemetaan (mapping) berbasis manajemen risiko.

"Kita akan melakukan mapping terkait pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi. Ini bukan sekadar menggugurkan kewajiban. Kami akan mengevaluasi personel, sarana prasarana, hingga fasilitas umum seperti kondisi jalan dan rambu-rambu," kata Murry.

Ia melanjutkan, hasil evaluasi tersebut nantinya akan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah guna meminimalkan risiko kecelakaan di titik-titik rawan.

“Supaya nanti pelanggaran maupun sarana-sarana yang ada bisa kita minimisir dan kita bisa laksanakan adanya upaya preventif seperti itu,” katanya.

Sebanyak 400 personel gabungan dari Polda Babel dan Polres jajaran dikerahkan dalam operasi ini. “Ada 400 personel yang terlibatkan. Jadi di Polda juga, di Polres jajaran juga kita terlibatkan,” katanya.

Semwntara Direktur Lalu Lintas Polda Babel, Kombes Pol Pringadhi Supardjan, mengatakan, teknis di lapangan akan mengombinasikan berbagai metode patroli stasioner, hunting system, hingga sosialisasi kemanusiaan. Meski fokus pada sosialisasi, tindakan tegas tetap akan diberikan pada pelanggaran yang bersifat fatal dan berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan.

“Ya terutama memang karena cukup lumayan juga di wilayah kita untuk kecelakaan lalu lintasnya. Jadi kita coba ke arah sana supaya nanti menghadapi puasa dan Lebaran kita semua bisa dalam keadaan aman dan selamat,” kata Pringadhi.

Ia menekankan, petugas tidak hanya menyasar kelengkapan fisik seperti helm, namun segala hal yang berpotensi memicu kecelakaan secara random. Pemantauan di jalan provinsi akan diperketat menggunakan teknologi handheld dan sistem patroli rutin.

“Sementara di jalan provinsi (titik rawan), tapi akan kita pantau semuanya karena kita juga akan melaksanakan sistem patroli. Jadi kita akan pemantauan di jalan dengan adanya handheld dan patroli yang ada,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bangka Belitung, M Haris memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan OKM 2026. Ia kesiapannya untuk bersinergi demi kelancaran lalu lintas menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri. 

“Kami dari Dinas Perhubungan bersama instansi terkait siap bersinergi dengan kepolisian. Tujuannya satu, menjaga keselamatan masyarakat selama masa persiapan puasa hingga Lebaran nanti," kata M. Haris.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....