Tradisi Ruwah Kubur Digelar di Desa Keretak

  • 31 Jan 2026 08:48 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Warga Desa Keretak, Kecamatan Sungai Selan, Kabupaten Bangka Tengah, menggelar tradisi ruwah kubur sebagai bentuk pelestarian adat dan penghormatan kepada leluhur.

Kepala Desa Keretak, Ahmad Nurihsan, mengatakan tradisi ruwah kubur ini sudah ada sejak zaman leluhur dan terus dilaksanakan hingga sekarang. Menurutnya, rangkaian kegiatan diawali dengan membersihkan kubur oleh warga Desa Keretak secara bersama-sama.

“Tradisi ruwah kubur ini sudah ada sejak dulu dari leluhur. Kegiatannya dimulai dengan membersihkan kubur oleh warga,” ujar Ahmad Nurihsan kepada rri.co.id, Sabtu, 31 Januari 2026.

Setelah kegiatan pembersihan kubur, rangkaian acara dilanjutkan dengan yasinan akbar yang berlangsung di halaman kubur Desa Keretak dan dipimpin oleh Ustaz Abdullah. Kegiatan ini diikuti oleh warga sebagai bentuk doa bersama untuk para leluhur.

Selanjutnya, perayaan ruwah kubur juga diisi dengan tabligh akbar yang berlangsung di Masjid Al Ihsan Desa Keretak dengan penceramah dari Jakarta, Ustaz Buchori Muslim. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan keagamaan dalam tradisi ruwah kubur.

Sementara itu, warga Desa Keretak, Mulia, mengatakan masyarakat setempat siap menyambut tamu dari luar daerah yang datang untuk mengikuti rangkaian kegiatan. Ia menyebut warga juga telah menyiapkan berbagai sajian untuk para tamu.

“Kami siap menyambut tamu dari luar daerah dan sudah menyiapkan sajian untuk dinikmati bersama,” ujar Mulia.

Tradisi ruwah kubur di Desa Keretak menjadi salah satu kegiatan tahunan yang tidak hanya mempererat kebersamaan warga, tetapi juga menjaga nilai adat dan keagamaan yang telah diwariskan secara turun-temurun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....