Dinsos Bangka Ungkap Gepeng Saat Ramadan Sudah Terorganisir
- 30 Jan 2026 22:55 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat: Dinas Sosial Kabupaten Bangka akan melakukan razia terhadap gelandangan, pengemis (gepeng) dan anak jalanan atau penyandang masalah kesejahteraan sosial menjelang bulan suci Ramadan.
Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Bangka Achmad Suherman mengungkapkan, gelandangan, pengemis dan anak terlantar merupakan kelompok sindikat yang sudah terorganisir. Mereka memanfaatkan belas kasih masyarakat Kabupaten Bangka untuk kepentingan pribadi.
Terlebih lagi, uang hasil dari mengemis pada bulan suci Ramadan dinilai cukup banyak. Achmad Suherman menceritakan tahun lalu pernah mengamankan pengemis yang bisa memperoleh Rp300 ribu per harinya.
“Mereka ini berorganisasi ada sindikatnya di drop. Jadi mau bulan puasa di taruh di Pasar Sungailiat itu ada yang angkut dan ngurus, moduslah ini . Nah ini yang kami razia, kami tertibkan bersama Satpol PP Bangka,” ujar Achmad Suherman.
Achmad Suherman menambahkan, para gelandangan, pengemis, anak jalanan dan pengamen bukan warga Kabupaten Bangka. Secara fisik mereka masih mampu untuk bekerja dan memanfaatkan momen bulan suci Ramadan mendulang sedekah.
“Mereka ini tujuannya beda, mengemis dan mengamen di Bangka itu pendapatannya luar biasa mencapai Rp200 ribu-300 ribu per hari. Itu sudah berapa kali kita tangkap kita tanya yang badut-badut itu di atas Rp100 ribu per hari.
Sementara itu, Pengurus Masjid Ar Raihan Parit Padang Ikram mendukung penertiban atau razia yang dilakukan Dinas Sosial Kabupaten Bangka. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk menyalurkan sedekah ke tempat ibadah atau pada tempat-tempat yang resmi.
“Masyarakat memang harus diedukasi agar tidak membiasakan memberi pada pengemis, gelandangan karena mereka akan malas tidak mau usaha,” ujar Ikram.
Gelandangan, pengemis dan anak jalanan yang diamankan nantinya akan didata dan dipulangkan ke tempat asalnya bekerja sama dengan Dinas Sosial setempat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....