Perangi Narkoba, Pemprov Babel Sambangi BNN RI
- 27 Jan 2026 18:57 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) berkomitmen memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Sebagai langkah itu Gubernur Babel, Hidayat Arsani, melakukan audiensi dengan Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komurn Pol Suyudi Ario Seto, di Jakarta, Selasa 27 Januari 2026.Fj
Gubernur Hidayat Arsani memaparkan kondisi terkini peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Babel, termasuk berbagai langkah penanganan yang telah dilakukan secara kolaboratif oleh BNN dan aparat kepolisian, baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi.
Sebagai langkah strategis dan berorientasi kemanusiaan, Gubernur mengusulkan pendirian rumah sakit khusus rehabilitasi narkoba di Bumi Serumpun Sebalai. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi pusat pemulihan terpadu bagi para penyalahguna narkoba.
“Semoga rencana pengalihan gedung ini dapat disetujui DPRD, sehingga kita bisa bersama-sama merealisasikan rumah sakit rehabilitasi narkoba di Bangka Belitung,” ujar Hidayat dalam keterangan diterima.
Ia menegaskan, keberadaan rumah sakit rehabilitasi tersebut bukan hanya sebagai fasilitas kesehatan, tetapi juga sebagai ikon kemanusiaan dan wujud nyata kehadiran negara dalam memulihkan generasi bangsa dari jerat narkoba.
“Narkoba adalah musuh besar negara. Ini bukan lagi soal kepedulian, tetapi kewajiban kita bersama untuk bangsa dan negara. Pemerintah daerah akan berusaha maksimal,” katanya.
Dukungan konkret terhadap upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) juga diperkuat melalui Surat Edaran Gubernur kepada seluruh Bupati dan Walikota se-Babel.
Ia menjelaskan melalui tim terpadu P4GN, pemerintah kabupaten/kota didorong untuk mengoptimalkan penganggaran dan perencanaan program, sehingga seluruh inisiatif BNN dapat dijalankan secara efektif dan berkelanjutan.
“Bangka Belitung bersih dan anti narkoba harus diwujudkan melalui koordinasi yang kuat. Semua program BNN akan kita integrasikan dalam pelaksanaan tim terpadu,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto menyambut positif gagasan dan komitmen yang disampaikan Gubernur Hidayat Arsani, termasuk rencana pendirian rumah sakit rehabilitasi narkoba di Babel.
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur atas berbagai inisiatif dan perhatian serius terhadap penanganan narkoba di Bangka Belitung. Ini sangat mendukung tugas BNN dalam memberantas dan memulihkan para pengguna,” kata Suyudi.
Suyudi juga menyoroti posisi strategis Bangka Belitung sebagai jalur lintas Sumatera, Jawa, dan Kalimantan yang kerap dimanfaatkan jaringan sindikat narkoba. Menurutnya, kondisi tersebut menjadikan Babel sebagai wilayah yang berpotensi dan memerlukan perhatian khusus.
“Ini ancaman nyata. BNN juga telah melakukan penangkapan terhadap beberapa jaringan sindikat narkoba tersebut,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....